Latih Timnas Basket, Fictor Roring Dibantu Empat Asisten

Latih Timnas Basket, Fictor Roring Dibantu Empat Asisten

Fictor Gideon Roring telah menunjuk empat asisten pelatih yang bakal membantunya meracik tim nasional basket menuju Asian Games 2018. Dua di antaranya adalah Johannis Winar dan Youbel Sondakh.

Johannis adalah pelatih Pelita Jaya, sedangkan Youbel saat ini menangani Satria Muda. Selain Johannis dan Youbel, ada dua asisten lain yang akan membantu Fictor.

“Sudah saya pilih asisten pelatihnya. Hampir tidak ada perubahan dari saat saya menjadi pelatih timnas basket dua tahun lalu,” kata Fictor saat dihubungi detikSport, Jumat (17/11/2017).

Fictor mengatakan, pertimbangan memilih keempatnya adalah atas dasar pengalaman bekerja sama dengan mereka sehingga lebih mudah untuk berkoordinasi dan komunikasi.

“Jadi sebenarnya tinggal meneruskan saja. Lagipula di antara Youbel dan Johannis, ada coach Hermanto yang akan menangani strength dan conditioning pemain dan coach Rahimi yang pernah bantuin saya di 2015. Jadi hampir mirip dengan coaching staff dua tahun lalu,” dia menjelaskan.

Setelah menunjuk asisten pelatih, Fictor juga sudah melakukan pertemuan terkait program kerja juga rencana-rencana pemilihan pemain yang dilakukan selama dua hari terakhir. Hasilnya, Head Director of Training Pelita Jaya ini mengatakan akan berkoordinasi lagi dengan Pengurus Besar Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) untuk menyesuaikan semua.

“Kami sudah buat program termasuk rencana-rencana pelatnas ke depan. Tetapi kami tetap saja harus menunggu respons dari Perbasi. Termasuk rencana kapan akan memanggil pemain dalam waktu dekat. Jadi tunggu Perbasi dulu.

Ibrahimovic, Pogba, dan Rojo Masuk Skuat MU untuk Lawan Newcastle

Ibrahimovic, Pogba, dan Rojo Masuk Skuat MU untuk Lawan Newcastle

Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, dan Marcos Rojo sudah siap main setelah absen lama. Ketiganya masuk skuat Manchester United untuk laga melawan Newcastle United.

Ibrahimovic dan Rojo absen sejak bulan April lalu akibat cedera ligamen lutut. Sementara itu, Pogba dibekap cedera hamstring pada laga Liga Champions melawan Basel di bulan September.

Tiga pemain tersebut kini dalam kondisi baik. Mereka punya peluang untuk comeback saat MU menjamu Newcastle dalam lanjutan Premier League di Old Trafford, Minggu (19/11/2017) dinihari WIB.

“Mereka bertiga dipilih untuk pertandingan ini. Dengan Paul, Anda bisa melihat Manchester United musim ini sebelum dia cedera dan setelah dia cedera ada kualitas dalam permainan kami. Sekarang saya bisa bicara karena dia sudah kembali dan saya tak suka bicara ketika dia masih cedera,” ujar manajer MU, Jose Mourinho, di Sky Sports.

“Ada kualitas yang memengaruhi pendekatan-pendekatan kami dalam pertandingan dengan Pogba dan tanpa Pogba. Sesederhana itu,” tambah Mourinho.

Meski menyudahi musim lalu lebih cepat, Ibrahimovic adalah top skorer MU dengan total 28 gol di semua kompetisi. MU sendiri sekarang punya andalan baru di lini depan, Romelu Lukaku.

“Musim lalu, kami bermain dengan Zlatan nyaris setiap menit hingga dia cedera. Musim ini kami belajar bagaimana bermain tanpanya. Kami bermain dengan cara yang berbeda, tapi dia adalah pemain yang sangat penting untuk kami dan tentu saja kami sambut gembira,” ujar Mourinho.

MU kini menempati posisi kedua di klasemen sementara Premier League dengan perolehan 23 poin dari 11 laga. The Red Devils tertinggal delapan poin dari Manchester City yang duduk di puncak.

Parahnya Cedera Cazorla di Mata Wenger

Parahnya Cedera Cazorla di Mata Wenger

Manajer Arsenal Arsene Wenger menyebut cedera Santi Cazorla adalah yang terparah yang pernah ia lihat pada pesepakbola. Tapi Wenger tetap berharap pemainnya itu segera pulih.

Pesepakbola 32 tahun itu sudah menepi lebih dari satu tahun setelah membutuhkan delapan operasi berbeda untuk memperbaiki otot tendon di tumit, ditambah komplikasi lanjutan.

Pada awal bulan ini Cazorla bahkan menuturkan bahwa pada satu titik dokter sempat memberi tahu dirinya mengenai kemungkinan tidak bisa berjalan lagi dengan kakinya mesti diamputasi.

Itu merupakan cedera terparah yang pernah saya lihat, diawali dengan sedikit rasa nyeri di Achilles dan kemudian terus bertambah buruk saja,” ujar Wenger seperti dilansir ESPNFC.

“Saya tahu seberapa senang Santi Cazorla bermain sepakbola dan gemar berada di lapangan setiap harinya, dan saya pun merasa sangat sedih atas apa yang terjadi kepada dirinya karena benar-benar sukar dipercaya,” ucapnya.

Cazorla sendiri sudah menargetkan dirinya bisa meninggalkan ruang perawatan bulan Januari nanti. Wenger juga memiliki harapan serupa, walaupun tidak mau mematok target apa-apa.

“Kali terakhir saya melihatnya adalah satu bulan lalu. Ia datang ke sini dan saya bilang kepadanya untuk merawat diri sebaik mungkin. Di sekelilingnya ada ahli medis kompeten dan ia berusaha untuk berlatih,” ucap Wenger.

“Saya belum bicara lagi kepadanya belakangan ini, tapi saya berharap ia segera kembali. Saya belum memasukkan namanya di skuat (pada paruh pertama musim), berharap ia sudah siap bulan Januari. Itu target saya sedari awal,” katanya.

Di tengah belitan cedera, pada awal tahun ini Cazorla mendapat perpanjangan kontrak satu tahun. Tapi kontraknya akan habis di musim panas dan walaupun ada kemungkinan ia sudah tak lagi bisa tampil untuk Arsenal, Wenger tak mau membahas hal itu.

 

Demi Menangi Derby, Wenger Disarankan Tepikan Sanchez & Oezil

Demi Menangi Derby, Wenger Disarankan Tepikan Sanchez & Oezil

Arsenal menghadapi laga sulit melawan Tottenham Hotspur akhir pekan ini. Demi kemenangan, The Gunners disarankan menepikan Alexis Sanchez dan Mesut Oezil.

Arsenal menatap derby kontra Spurs di Emirates Stadium, Sabtu (18/11/2017) malam WIB. Tak cuma karena gengsi besar yang dipertaruhkan, Arsenal perlu tiga poin untuk mendapatkan momentum positif.

Di laga terakhirnya, skuat arahan Arsene Wenger itu takluk 1-3 dari Manchester City. Selain itu, angka penuh penting agar Arsenal tak makin tertinggal dari rombongan tim teratas.

Eks pemain Arsenal Charlie Nicholas menilai Wenger perlu menepikan Sanchez dan Oezil yang belakangan sedang tak oke demi kemenangan. Sanchez baru bikin satu gol dan dua assist di delapan partai liga, sementara Oezil punya catatan serupa dari sembilan penampilan.

Nicholas akan lebih memilih memainkan Danny Welbeck dan Alexandre Lacazette. Pergerakan Welbeck akan penting untuk menarik perhatian pertahanan Spurs, sementara Lacazette dibutuhkan efisiensinya di kotak penalti.

“Kalau Arsenal serius ingin memenangi laga-laga besar ini, saya akan memainkan memainkan Alexandre Lacazette dan Danny Welbeck, serta meninggalkan Oezil dan Sanchez,” ungkap Nicholas kepada Sky Sports.

“Apakah keduanya (Oezil dan Sanchez) pemain terbaik kami? Tentu saja, tapi mereka tak memberikan kontribusi yang cukup di laga-laga besar ini.”

“Welbeck tidak punya talenta seperti mereka, tapi yang harus Anda lakukan melawan pola tiga bek adalah membuat mereka bergerak untuk menciptakan peluang-peluang. Sementara Lacazette adalah penyelesai peluang terbaik kami dan Sanchez yang sedang murung tak senang bermain melebar,” tambahnya.

Nicholas lebih jauh berharap Wenger memakai rencana serupa dengan saat menahan imbang Chelsea 0-0 di Stamford Bridge pada pekan kelima. Yakni dengan memainkan Alex Iwobi, Aaron Ramsey, dan Granit Xhaka.

“Saya juga akan memainkan Alex Iwobi. Orang-orang akan mempertanyakan saya karena mengesampingkan dua pemain itu, tapi rencana ini berhasil saat melawan Chelsea,” sambungnya.

“Saya akan memainkan Aaron Ramsey di posisi gelandang tengah bersama Granit Xhaka, tapi kekhawatiran saya adalah Wenger tetap dengan prinsipnya memainkan dua gelandang jangkar, meskipun dia tak punya pemain yang tepat untuk bermain di posisi-posisi itu.

Ravanelli Dukung Italia Bawa Pulang Conte

Ravanelli Dukung Italia Bawa Pulang Conte

Giampiero Ventura baru saja dipecat sebagai pelatih timnas Italia. Mantan striker Italia, Fabrizio Ravanelli, menyebut Antonio Conte sebagai sosok yang pas untuk menukangi Azzurri.

Ventura kehilangan pekerjaannya setelah dipecat Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Rabu (15/11/2017). Ini adalah konsekuensi dari kegagalannya membawa Italia ke Piala Dunia 2018.

Berbagai nama seperti Roberto Mancini, Carlo Ancelotti, Fabio Capello, dan Conte disebut-sebut sebagai kandidat pelatih baru Italia. Menurut Ravanelli, Conte adalah sosok yang ideal.

Jika punya wewenang penuh, Ravanelli akan berupaya keras untuk membawa Conte kembali. Dia terkesan dengan keberhasilan Conte mengantarkan Italia ke perempatfinal Piala Eropa 2016 meski dengan materi pemain pas-pasan.

“Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk membawa Antonio Conte kembali,” kata Ravanelli kepada Tuttomercatoweb.

“Saya akan mencoba meyakinkannya dalam segala hal, karena apa yang dia lakukan bersama tim nasional adalah sesuatu yang hebat. Dia seorang inovator, dan dia benar-benar tahu bagaimana membangun ulang tim,” sambungnya.

“Itulah yang dilakukan dengan sangat baik oleh Jerman. Jersey Azzurri adalah sesuatu yang harus Anda perjuangkan,” tegas Ravanelli.

Tak akan mudah bagi Italia untuk membawa pulang Conte. Pasalnya, Conte masih terikat kontrak dengan Chelsea hingga 2019.

Marquez: Meremehkan Dovizioso adalah Sebuah Kesalahan

Marquez: Meremehkan Dovizioso adalah Sebuah Kesalahan

Marc Marquez mengakui bahwa dirinya tak pernah memperhitungkan Andrea Dovizioso sebagai pesaing di MotoGP 2017. Hal itu diakuinya sebagai kesalahan besar.

Marquez harus menunggu sampai balapan seri terakhir di Valencia untuk memastikan gelar juara dunia MotoGP 2017, setelah bersaing sengit dengan Dovizioso. Pebalap Repsol Honda itu menutup musim dengan poin 298, unggul 37 angka dari Dovi.

Tapi, Marquez awalnya tak pernah memperhitungkan Dovi sebagai pesaing dalam perebutan gelar juara 2017. Apalagi, selama mengendarai Ducati Desmosedici sejak 2013, Dovi tak pernah menyudahi musim di posisi tiga besar.

Dalam pikiran Marquez, yang akan menjadi kompetitornya adalah Maverick Vinales, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, atau Dani Pedrosa. Pemikiran ini ternyata salah besar.

Ke depannya, Marquez akan mewaspadai semua pebalap yang tampil di MotoGP.

“Tahun ini, ketika orang-orang bertanya kepada saya lawan mana yang paling berbahaya, saya selalu mengatakan Maverick, Dani, Valentino (Rossi), mungkin Lorenzo, tapi saya tidak pernah mengatakan Dovi,” kata Marquez seperti dikutip Autosport.

“Itu adalah suatu pelajaran untuk saya tahun ini, bahwa Anda harus berhati-hati dengan semua orang dan berusaha mewaspadai semua pebalap,” sambungnya.

Pada awal musim ini (2017) sepertinya Maverick adalah pebalap tercepat, tapi pada akhirnya yang paling konsisten, pebalap paling komplet untuk memperebutkan gelar juara adalah Dovi, dan sangat menyenangkan untuk bersaing dengannya.

Muncul Kabar Ronaldo Ingin Tinggalkan Madrid di Akhir Musim Ini

Muncul Kabar Ronaldo Ingin Tinggalkan Madrid di Akhir Musim Ini

Madrid – Cristiano Ronaldo kembali dikabarkan ingin hengkang dari Real Madrid. Bintang asal Portugal itu diklaim ingin pergi pada musim panas 2018.

Adalah sebuah acara olahraga Spanyol, El Chiringuito, yang mengeluarkan klaim tersebut. Dikutip dari AS, Ronaldo ingin mengakhiri kontraknya pada 30 Juni 2018 atau di penghujung musim ini.

Ronaldo sendiri masih terikat kontrak hingga 2021 — kontrak yang ia tanda tangani pada tahun lalu. Kabarnya, Ronaldo sudah mengutarakan niatnya untuk pergi kepada Presiden Madrid Florentino Perez. Namun Perez tak berniat untuk melepas Ronaldo sebelum kontraknya habis.

Masih menurut sumber yang sama, Ronaldo sebenarnya sudah mendapat tawaran dari Madrid untuk memperbarui kontraknya. Tapi pemain berusia 32 tahun itu disebut-sebut tidak terkesan dengan tawaran Madrid.

Bicara soal gaji, Ronaldo saat ini mendapat 424 ribu pounds (sekitar Rp 7,3 miliar) per pekan dari Madrid. Tapi nilai tersebut masih kalah dari Lionel Messi yang digaji 500 ribu pounds (Rp 8,5 miliar) per pekan oleh Barcelona.

Kabarnya Ronaldo merasa kurang dihargai oleh Madrid. Madrid juga dinilai tidak menghormati Ronaldo dengan berupaya merekrut Kylian Mbappe maupun pemain top lainnya.

Ronaldo sendiri sebenarnya sempat mengindikasikan bahwa dirinya tidak akan bertahan lebih lama lagi di Madrid. Usai Madrid dikalahkan Tottenham Hotspur 1-3 di Liga Champions pada awal November, Ronaldo mengatakan kalau ia tidak punya niat untuk menambah kontraknya di Santiago Bernabeu.

“Saya punya empat tahun lagi dalam kontrak saya. Saya tidak ingin memperbaruinya,” kata Ronaldo kala itu.

Spekulasi soal masa depan Ronaldo sempat ditanyakan kepada Sergio Ramos. Tapi kapten Madrid itu enggan banyak berkomentar.

“Cristiano pergi? Tanya dia, saya tidak tahu soal hal ini,” Ramos mengatakan usai memperkuat Spanyol di laga persahabatan melawan Rusia.

Ini bukan kali pertama Ronaldo dikabarkan ingin meninggalkan Madrid. Jelang bergulirnya musim 2017/2018, Ronaldo sempat diisukan akan pergi dari Bernabeu karena merasa dirinya tidak mendapat dukungan yang cukup dari klub dalam menghadapi kasus pajak.

Tapi pada akhirnya Ronaldo masih tetap berseragam Los Blancos hingga saat ini. Akankah rumor kali ini juga berakhir serupa?

Jonatan Singkirkan Lin Dan, Greysia/Apriyani Tumbang

Jonatan Singkirkan Lin Dan, Greysia/Apriyani Tumbang

Fuzhou – Nasib berbeda dituai Jonatan Christie dan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu di babak pertama China Terbuka Super Series Premier 2017. Jonatan berhasil menyingkirkan Lin Dan sedangkan Greysia/Polii harus angkat koper.

Jonatan memastikan tiket babak kedua usai mengandaskan unggulan ketiga asal China, Lin Dan. Dalam pertandingan di Haixia Olympic Sports Center, Rabu (15/11/2017), Jonatan menang 21-19, 21-16 dalam tempo 42 menit.

Di gim pertama, Jojo, sapaan karib Jonatan, sempat tertinggal 5-6. Perebutan poin cukup sengit hingga interval. Berlanjut sampai skor 13-13. Jojo bahkan sempat tertinggal 13-15. Tapi, kemudian dia berhasil bangkit dan menyelesaikan gim pertama dengan kemenangan 21-19.

Babak kedua menjadi lebih mudah bagi Jonatan. Pemain yang dibesarkan di PB Tangkas Jakarta itu memimpin laga 11-3. Jonatan berhasil menyelesaikan gim tersebut dengan skor 21-16.

Di laga lain, Greysia/Apriyani menuai hasil negatif. Meski sempat meraih kemenangan pada gim pertama, juara Prancis Terbuka 2017 itu dikalahkan Kim Hye Rin/Lee So Hee dengan skor 21-19, 7-21, dan 21-23.

Sempat unggul 20-17 pada gim ketiga, Gereysia/Apriyani tumbang. Mereka menutup gim ketiga dengan skor 21-23.

Meski Alami Crash Hebat, Tes Hari Pertama Cukup Positif untuk RossiValentino Rossi

Meski Alami Crash Hebat, Tes Hari Pertama Cukup Positif untuk RossiValentino Rossi

mengalami crash besar saat hari pertama tes MotoGP Valencia. Dia menyebut tesnya berjalan cukup positif, memulai pengembangan dari sasis 2016.

Motor tunggangan Rossi hancur ketika mengalami crash di awal sesi tes, Selasa (14/11/2017) kemarin. Tapi pebalap Movistar Yamaha itu bisa melanjutkan sesi dan mencatatkan waktu tercepat keempat di belakang Maverick Vinales, Johann Zarco, dan Marc Marquez.

Rossi memulai program pengembangan motor 2018 dengan menjajal lagi sasis tahun lalu. Meski cukup nyaman ketimbang menggunakan sasis tahun ini, namun pebalap 38 tahun menyebut belum cukup bagus karena masih perlu mengatasi problem degradasi ban belakang yang terlalu besar.

“Harinya tak terlalu buruk karena kami punya lebih banyak waktu untuk bekerja dengan sasis 2016 dan saya merasa nyaman. Saya merasa tangguh. Harinya berjalan positif karena saya punya laju bagus dan juga dengan ban baru, saya bisa membuat waktu putaran yang bagus,” katanya dikutip Crash.

“Saya di posisi empat, tidak terlalu jauh dari pebalap teratas. Juga perasaan di atas motor cukup positif. Kami mampu menemukan keseimbangan yang tepat. Tapi masalahnya adalah, seperti yang kita tahu, kami punya sejumlah problem dengan degradasi ban belakang.”

“Jadi sasis 2016 itu tak cukup. Kami perlu bekerja. Tapi saya bisa mengonfirmasi bahwa saya mampu melaju lebih kencang dengan (sasis) motor lama,” imbuhnya.

Sementara untuk mesin 2018, Rossi belum bisa terlalu banyak berkomentar karena belum sempat menggali informasi banyak akibat crash. Tapi potensi untuk kecepatannya cukup terlihat.

“Prioritas pertama adalah mesin, yang merupakan prototipe pertama dari mesin 2018. Tapi sayangnya saya melakukan dua putaran dan terjatuh,” ungkapnya.

“Semoga mereka mampu membetulkannya, kami bisa menggunakan mesinnya di lain kesempatan besok, dan saya bisa memahaminya. Saya rasa mesinnya bisa sedikit lebih kencang lagi tak tak menolong untuk meringankan degradasi ban belakang.

Pingsan di Laga Lawan Nigeria, Aguero Dibawa ke RS

Pingsan di Laga Lawan Nigeria, Aguero Dibawa ke RS

Sergio Aguero kehilangan kesadaran saat membela Argentina melawan Nigeria di laga ujicoba. Penyerang Manchester City itu pun dilarikan ke rumah sakit.

Aguero tampil sebagai starter saat Argentina berhadapan dengan Nigeria di Stadion FK Krasnodar, Rabu (15/11/2017) dinihari WIB. Pemain 29 tahun itu bahkan mencetak gol di menit ke-36 untuk membawa La Albiceleste unggul 2-0, meski pada akhirnya kalah 2-4.

Aguero ditarik keluar saat pergantian babak dan digantikan oleh Dario Benedetto. Rupanya eks pemain Atletico Madrid itu mengalami pingsan dan sebagai tindakan pencegahan, tim medis timnas Argentina langsung membawanya ke rumah sakit sebagaimana dilaporkan Sky Sports.

Setelah dilakukan pengecekan, Aguero diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan bergabung kembali dengan tim. Dokter timnas Argentina Donato Villani menjelaskan bahwa ini cuma langkah antisipasi untuk mencegah sesuatu yang buruk.

“Dia terjatuh dengan buruk dua kali, dan dengan riwayat medis yang dia punya, karena dia pernah dioperasi saat berusia 15 tahun, kami ingin memastikan kalau kejadian itu bukan apa-apa,” katanya dikutip Sky Sports.

“Kami membawanya ke rumah sakit untuk memastikan segalanya normal, kami memilh menunggu untuk pastinya,” tambah Villani.

Sementara Manchester City memberikan pernyataan yang sedikit berbeda, menyebut Aguero tak kehilangan kesadaran. Tim dokter klub akan kembali melakukan pemeriksaan sebelum laga melawan Leicester City akhir pekan ini.

Sergio Aguero telah dinyatakan aman oleh dokter untuk kembali ke Manchester sesuai jadwal setelah mengalami serangkaian rasa pusing, dalam kekalahan Argentina 2-4 dari Nigeria di Krasnodar hari ini,” ungkap pernyataan City.

Sergio tak pernah hilang kesadaran dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengecekan medis demi pencegahan.