Bonus Free Chip “Special Malam Pergantian Tahun 2017-2018”

Bonus Free Chip “Special Malam Pergantian Tahun 2017-2018”

Mari Bermain terus di IYAPOKER selama malam pergantian tahun 2017 ke 2018,karena IYAPOKER menyediakan bonus tambahan Free Chip Special Malam Pergantian Tahun.

Dapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah freechip sebesar :
Rp 2.000.000 untuk 1 orang pemenang
Rp 1.000.000 untuk 2 orang pemenang
Rp 500.000 untuk 10 orang pemenang
Rp 10.000 untuk 500 orang pemenang

Event ini berlaku untuk semua member lama ataupun member baru yang akan bergabung dan akan memiliki peluang yang sama dalam mendapatkan hadiah tambahan freechip.

Scholes: Di Mana Pogba yang Dulu Kita Lihat di Juventus?

Scholes: Di Mana Pogba yang Dulu Kita Lihat di Juventus?

Gelandang Manchester United Paul Pogba dikritik oleh Paul Scholes, mantan pemain klub itu. Scholes membandingkan Pogba saat ini dengan dulu semasa di Juventus.

Kritik tersebut dilontarkan Scholes, yang pada masa jayanya merupakan pemain pilar The Red Devils di lini tengah, setelah skuat Jose Mourinho mengakhiri tahun 2017 dengan hasil seri 0-0 ketika menjamu Southampton, Minggu (31/12/2017) dini hari WIB.

Tambahan satu poin membuat MU menutup tahun 2017 di posisi ketiga klasemen sementara Premier League 2017/2018, terpaut satu angka dari Chelsea di posisi kedua. MU juga ketinggalan 14 poin dari Manchester City yang masih punya satu laga lebih banyak.

Menurut BBC, imbang tanpa gol lawan Soton di Old Trafford sekaligus mengakhiri rentetan MU yang sebelumnya selalu bikin gol di 20 laga kandang seluruh ajang. Sebelum Soton, kali terakhir MU gagal bikin gol di Old Trafford adalah pada 1 April lawan West Brom.

Hasil tersebut membuat Scholes mengkritisi penampilan Pogba saat ini, yang direkrut MU dari Juventus pada musim panas tahun 2016 lalu. Scholes menuntut lebih dari pemain internasional Prancis itu.

Dulu dia ada di penjuru lapangan, terus menekel, mengejar bola, berlari ke arah para pemain lawan, mencetak gol dari jarak jauh.

Klopp Risaukan Kondisi Salah

Klopp Risaukan Kondisi Salah

Penampilan apik Mohamed Salah dalam kemenangan Liverpool atas Leicester City diakhiri dengan adegan terpincang-pincang. Juergen Klopp pun risau.

Pemain internasional Mesir tersebut mencetak kedua gol Liverpool ketika menang 2-1 atas Leicester. Tapi Salah harus ditarik keluar di menit ke-83 akibat cedera.

“Kami harus lebih dulu menelaah lebih jauh apa masalahnya. Kami akan melihat apa yang dapat ia lakukan untuk laga berikutnya,” kata Klopp seperti dilansir BBC.

Salah sejauh ini sudah mencetak 17 gol di Premier League 2017/2018 dan 23 gol di seluruh ajang. Jumlah gol pemain 25 tahun itu cuma kalah dari Harry Kane, dengan 18 gol di Premier League.

Kontribusi Salah untuk Liverpool, yang merekrutnya dari AS Roma di musim panas, kian menonjol berkat lima assist yang sudah ia buat. Tak pelak Klopp sekarang merisaukan kondisi pemainnya tersebut.

Pada saat ini saya belum tahu persis (apa masalahnya) tapi ia terpincang-pincang. Itu tak pernah menjadi pertanda bagus.

Marquez dan Pedrosa Jadi Guru Matematika Palsu

Marquez dan Pedrosa Jadi Guru Matematika Palsu

Di tengah libur kompetisi, sejumlah kegiatan dilakukan Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Salah satunya adalah menjadi guru matematika di sekolah dasar. Seperti apa?

Kebetulan di Spanyol sedang berlangsung yang namanya Dia de Los Santos atau biasanya kita tahu dengan April Mop. Ini saatnya orang-orang di Spanyol saling mengerjai satu sama-lain.

Nah, Marquez dan Pedrosa memilih merayakan hari itu dengan…. menyamar jadi guru di sebuah sekolah dasar di Madrid sana. Tentunya kedua pebalap top itu sudah bekerja sama dengan pihak sekolah dan tim Repsol Honda.

Sejumlah kamera tersembunyi pun dipasang di kelas agar anak-anak itu tidak mengetahuinya. Untuk menyamarkan wajahnya, Marquez dan Pedrosa berdandan layaknya guru, lengkap dengan wig, kacamata, dan jenggot serta kumis palsu.

Pertama-tama wali kelas pun memanggil Marquez yang diperkenalkan dengan nama Profesor Martinez. Saat mengajar, Marquez pun sengaja melakukan kesalahan saat menghitung hasil penjumlahan.

Pura-pura kesulitan, Marquez pun memanggil Pedrosa yang menggunakan nama samaran, Santi, untuk membantunya. Marquez menyebut Pedrosa adalah gurunya dia.

Lama kelamaan, murid-murid itu menyadari bahwa dua guru yang mengajar adalah Marquez dan Pedrosa. Bahkan ada seorang murid yang bertanya “Bukannya kamu Marquez?”

Kedua pebalap itu sempat mengelak sebelum akhirnya penyamaran mereka ketahuan. Ini setelah kumis palsu Marquez terlepas. Sudah tertangkap basah, Marquez dan Pedrosa akhirnya melepas samarannya dan kemudian berbaur dengan anak-anak itu.

Tak lupa sejumlah staf Honda pun ikut masuk ke dalam kelas dan membagikan secarik kertas kepada masing-masing anak untuk ditandatangani Marquez dan Pedrosa.

Di akhir video yang berdurasi sekitar tiga menit itu, anak-anak pun ditanya kesan-kesannya diajar oleh Marquez dan Pedrosa. Mereka pun senang seraya melontarkan kegemasan mereka ketika Marquez dan Pedrosa pura-pura salah saat mengajar berhitung.

Mourinho Soal Transfer Van Dijk yang Begitu Mahal

Mourinho Soal Transfer Van Dijk yang Begitu Mahal

Jose Mourinho mengomentari harga Virgil van Dijk yang begitu tinggi saat dibeli Liverpool. Menurutnya, ini adalah contoh dari bursa yang semakin gila.

Liverpool mesti merogoh kocek sebesar 75 juta pound sterling atau Rp 1,4 triliun untuk mendatangkan Van Dijk dari Southampton. Harga itu menjadikannya sebagai bek termahal di dunia.

Nominal transfer Van Dijk pun banyak dikomentari. Salah satunya oleh Mourinho, manajer Manchester United.

Mourinho menilai harga mahal Van Dijk memang menjadi cara agar klub bisa mendapatkan pemain yang diincar. Menurutnya, klub mau tak mau harus menggelontorkan banyak uang untuk mendapatkan pemain.

“Saya tidak bilang secara spesifik sekarang soal hal ini (Van Dijk) sebab Liverpool melakukan apa yang mereka ingin lakukan dan saya bukan siapa-siapa untuk mengomentarinya. Realitanya adalah kalau mereka pikir itu pemain tepat dan sangat mereka inginkan ya mereka akan membayarnya atau tidak akan bisa memilikinya sebab itu cara kerja pasar sekarang,” Mourinho mengatakan seperti dilansir Guardian.

“Jadi ketika kami bandingkan besaran uang yang manajer dan klub habiskan dan membandingkannya dengan tiga tahun lalu, itu hal yang mustahil. Anda tidak bisa membandingkan realitanya. Virgil van Dijk adalah bek paling mahal dalam sejarah sepak bola. Apakah dia lebih baik dari (Paolo) Maldini, (Giuseppe) Bergomi atau (Rio) Ferdinand? Anda tidak bisa mengatakan itu.”

“Ini soal pasar pemain dan Anda akan membayarnya atau tidak. Jika Anda membayar, Anda membayar sejumlah uang yang cukup gila tapi jika tidak, Anda tidak memiliki pemain. Sesederhana itu.”

“Tidak ada kritik sama sekali soal apa yang dilakukan Liverpool. Memang begitulah adanya,” Mourinho menegaskan.

Morata: City Bakal Sulit Menang Terus-terusan

Morata: City Bakal Sulit Menang Terus-terusan

Striker Chelsea, Alvaro Morata, meyakini Manchester City bakal sulit terus-menerus mengemas kemenangan. Ia pun berharap agar The Citizens terpeleset.

Sebagai juara bertahan Liga Inggris, Chelsea tertinggal 16 poin dari City. Hingga pekan ke-20, The Blues masih di posisi tiga dengan mengoleksi 42 poin, di bawah Manchester United (43) dan City di puncak klasemen (58).

City begitu tangguh bersama Pep Guardiola musim ini. Mereka belum terkalahkan di liga dengan rincian 19 menang dan sekali imbang. 18 kemenangan di antaranya diraih beruntun.

Morata pun menilai Chelsea jelas kesulitan mengejar City. Tapi ia menilai sang rival juga pasti sulit mempertahankan rekor kemenangannya di liga.

“Ini sulit, tapi kami akan melakukan apa yang kami bisa. Ini juga sulit untuk City terus memenangi banyak pertandingan,” Morata mengatakan di situs resmi klub.

“Apa yang harus kami lakukan adalah meraih poin yang ada dengan memenangkan setiap pertandingan. Jika kami menang, kami bisa berharap mereka kalah, sebab itu yang kami semua bisa lakukan,” striker asal Spanyol itu menambahkan.

City selanjutnya akan tandang ke markas Crystal Palace, Minggu (31/12/2017) malam WIB. Sedangkan Chelsea akan menjamu Stoke City,

Aroma Perpecahan Ruang Ganti Arsenal dalam Perayaan Gol Alexis Sanchez

Aroma Perpecahan Ruang Ganti Arsenal dalam Perayaan Gol Alexis Sanchez

Alexis Sanchez mencetak dua gol saat membantu Arsenal mengalahkan Crystal Palace 3-2. Perayaan gol pertamanya dinilai menyiratkan adanya perpecahan di dalam tim.

Sanchez mencetak dua gol di menit 62 dan 66 saat Arsenal mengalahkan Palace di Selhust Park, Jumat (29/12/2017) dini hari WIB dalam pekan ke-20 Liga Inggris. Satu gol Arsenal lainnya dicetak Shkodran Mustafi.

Yang menjadi sorotan adalah setelah Sanchez mencetak gol pertamanya. Ia terlihat mengajak rekan-rekannya berselebrasi bersama, namun cuma sedikit yang bergabung dengannya meski saat itu Arsenal dalam kondisi kembali unggul 2-1. Cuma Mesut Oezil, Granit Xhaka, Alexandre Lacazette, dan Shkodran Mustafi yang ikut merayakan gol itu bersama Sanchez.

Thierry Henry saat menjadi pundit Sky Sports menilai, perayaan gol Sanchez menyiratkan adanya perpecahan di ruang ganti tim. Pemain asal Chile itu dinilai sudah tidak mendapat dukungan rekan-rekannya.

Hal itu karena masa depan Sanchez tidak jelas di Arsenal. Hingga menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin, ia belum juga memperpanjang kontraknya yang bakal habis pada musim panas mendatang.

“Sudah ada kelompok di dalam tim. Dia (Alexis Sanchez) meminta mereka untuk datang (merayakan golnya). ‘Mengapa mereka tidak datang? Anda tidak ingin berselebrasi?’ Henry mengatakan seperti dikutip Mirror.

“Anda tidak di sini untuk Alexis Sanchez, Anda di sini untuk Arsenal. Arsenal mencetak gol. Pergi dan berselebrasilah. Siapapun yang melakukannya, kami tidak peduli. Pergilah dan rayakanlah dengan rekan setimmu.

“Mungkin kami terlalu banyak menerka soal itu, tapi saya melihatnya. Sanchez membuat saya melihatnya. Itu seperti dia berpikir dia sendirian,” Henry menambahkan.

Bukan cuma Henry, Graeme Souness juga menilai demikian soal perayaan gol Sanchez yang tidak ditanggapi pemain Arsenal lainnya.

“Itu memberitahu Anda bahwa ada ruang ganti yang terbagi. Itu menunjukkan mereka saat ini tidak memiliki Sanchez,” Souness melanjutkan.

Akan tetapi, manajer Arsenal Arsene Wenger membantah adanya perpecahan di dalam timnya.

Jepang Ramaikan Test Event Voli di Senayan

Jepang Ramaikan Test Event Voli di Senayan

Test event voli indoor bakal diikuti lima negara peserta. Tim terbaik Asia, Jepang, akan ambil bagian.

Test event voli bakal bergulir mulai 10-15 Februari di Tennis Indoor, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Agenda itu dihelat hanya untuk satu kategori, kelompok putra, dengan lima negara peserta.

Kabid Pertandingan dan Kompetisi PP PBVSI, Hanny Surkatty, mengatakan sampai saat ini baru dua negara lain yang merespons poistif undangan INASGOC. Yakni, putra Hong Kong dan Jepang.

“Yang ikut test event sih maunya kuotanya tujuh negara, tapi kami dibatasi hanya boleh lima negara. Kita sih pengennya lebih banyak, karena akan lebih bagus untuk praktiknya nanti,” kata Hanny kepada pewarta di Jakarta, Rabu (27/12/2017).

“Tapi, saat ini baru ada tiga negara yang mengonfirmasi, termasuk Indonesia. Dua lagi, Jepang dan Hong Kong. Kami inginnya, dua negara lagi untuk bisa ikut serta,” dia menambahkan.

PBVSI bakal memanfaatkan test event untuk menguji kesiapan panitia pelaksana, venue di Istora, akomodasi di Athlete Village Kemayoran, dan transportasi (termasuk penghitungan waktu dan jarak antara venue serta perkampungan atlet). Selain itu, makanan, dan tempat latihan.

“Untuk tempat latihan kami pilih yang dekat dengan perkampungan atlet, yakni di Jakarta Utara dan Jakarta Timur,” Hanny yang menjabat sebagai International Technical Officer (ITO) dalam test event Asian Games 2018.

Cuma Ingin Terus Menang, City Tak Pikirkan Rekor

Cuma Ingin Terus Menang, City Tak Pikirkan Rekor

Performa gemilang Manchester City pada musim ini menghasilkan berbagai rekor baru. Tapi, City sebenarnya tak terlalu memikirkan hal itu.

City baru saja mempertajam rekor kemenangan beruntun di Premier League menjadi 18 kemenangan setelah menundukkan Newcastle United 1-0 di St James’ Park.

The Citizens kini tinggal butuh satu kemenangan lagi untuk menyamai rekor kemenangan beruntun di Eropa yang diukir manajer mereka, Pep Guardiola, saat masih melatih Bayern Munich.

Selain itu, City juga menyamai rekor kemenangan tandang beruntun milik Chelsea yaitu 11 kemenangan. Mereka akan memecahkan rekor itu jika bisa mengalahkan Crystal Palace pada Minggu (31/12/2017).

Akan tetapi, rekor-rekor itu tak terlalu penting bagi City. Mereka saat ini cuma berpikir bagaimana caranya untuk terus menang dan meraih tiga poin.

“Saya pikir tak ada yang terlalu memikirkan soal rekor. Rekor-rekor itu bagus untuk Anda miliki di CV Anda, tapi kami harus terus menang dan meraih tiga poin,” ujar Raheem Sterling, pencetak gol tunggal City ke gawang Newcastle, di situs resmi klub.

“Rekor cuma bertahan dalam jangka waktu tertentu. Tiga poin akan ditambahkan ke klasemen,” kata Sterling.

Kemenangan atas Newcastle mengukuhkan posisi City di puncak klasemen Premier League. City memperlebar jarak dengan tim peringkat kedua, Manchester United, menjadi 15 poin.

Kalahkan Mbappe dan Benzema, Kante Pemain Terbaik Prancis 2017

Kalahkan Mbappe dan Benzema, Kante Pemain Terbaik Prancis 2017

Gelandang Chelsea N’Golo Kante terpilih sebagai Pemain Terbaik Prancis 2017. Kante mengalahkan penyerang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe dan striker Real Madrid Karim Benzema.

Kante mendapatkan 92 suara dalam voting yang dilakukan oleh majalah France Football. Gelandang berusia 26 tahun itu mengungguli Mbappe dengan selisih lima suara, sementara Benzema berada di posisi ketiga.

Voting melibatkan para peraih penghargaan di tahun-tahun sebelumnya — termasuk Antoine Griezmann, Didier Deschamps, dan Michel Platini — serta pemimpin redaksi France Football.

Penghargaan ini melengkapi sederet penghargaan individu yang didapat Kante dalam setahun terakhir. Dia sebelumnya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Premier League musim lalu versi para pemain dan para jurnalis.

Nama Kante meroket setelah mengantarkan Leicester City menjuarai Premier League pada musim 2015/2016. Dia kemudian dibeli Chelsea dan langsung membawa The Blues jadi juara Premier League musim lalu.

Kante telah tampil pada 22 pertandingan di semua kompetisi bersama Chelsea pada musim ini dan mencetak satu gol.