Beri Penghormatan untuk Sang Legenda, Aspar Kini Bernama Angel Nieto Team

Beri Penghormatan untuk Sang Legenda, Aspar Kini Bernama Angel Nieto Team

Takkan ada lagi tim Aspar di kancah balap motor dunia, termasuk di kelas MotoGP. Mereka berganti nama menjadi Angel Nieto Team.

Nieto merupakan salah satu sosok legendaris dalam dunia balap motor Grand Prix. Nieto memiliki 13 gelar juara dunia, yang oleh dirinya sendiri disebut 12+1 karena dia cukup percaya takhayul.

Pria asal Spanyol itu meninggal pada usia 70 tahun di tanggal 3 Agustus tahun ini setelah mengalami kecelakaan. Dia tertabrak mobil saat sedang mengendarai motor roda empatnya di Ibiza, tempat tinggalnya selama bertahun-tahun.

Aktif di dunia Grand Prix mulai 1964 sampai 1986, Nieto merupakan mantan rival sekaligus mentor untuk Jorge Martinez atau yang akrab dipanggil Aspar, pemilik tim Aspar. Aspar menyebut, sukses Spanyol di dunia balap motor saat ini merupakan berkat sentuhan tangan Nieto.

“Angel Nieto itu bersinonim dengan balap motor, sebuah olahraga yang memberinya banyak hal dan juga sebagai gantinya, dia turut memberikan banyak hal.

Balap motor seperti saat ini di Spanyol adalah berkat orang yang meletakkan batu pertama dan kami ingin memberikan penghormatan untuk hal tersebut dengan menamai ulang tim kami menjadi Angel Nieto Team,” imbuhnya.

Tim Aspar sendiri aktif di sejumlah kejuaraan selain MotoGP, yakni di Kejuaraan Spanyol, Kejuaraan Dunia Junior Moto3, dan Moto3. Selain perubahan nama, tim ini juga akan diperkuat dengan datangnya anak Nieto yakni Gelete Nieto, yang bakal menjabat sebagai kepala tim untuk musim 2018.

Selain Gelete, anak Nieto yang lain yakni Pablo Nieto juga berkiprah di dunia balap dan saat ini menjadi manajer tim Sky Racing VR46 milik Valentino Rossi. Juga ada keponakannya yang bernama Fonsi Nieto, yang saat ini pelatih pebalap di Pramac Ducati.

Angel Nieto Team saat ini diperkuat Karel Abraham dan Alvaro Bautista di kelas MotoGP.

Conte Belum Terbiasa Bekerja Saat Natal

Conte Belum Terbiasa Bekerja Saat Natal

Antonio Conte masih merasa aneh dengan tradisi di Premier League yang mengharuskannya bekerja selama periode Natal. Baginya, Natal adalah kesempatan untuk menghabiskan banyak waktu bersama keluarga.

Premier League adalah salah satu liga di Eropa yang tak mengenal libur musim dingin. Conte, yang biasanya menikmati libur tersebut saat masih melatih klub-klub Italia atau timnas Italia, tak mendapatkannya sejak dia melatih Chelsea pada musim lalu. Dia bahkan harus memimpin timnya pada pertandingan Boxing Day yang digelar sehari setelah Natal.

Kini, untuk kedua kalinya Conte akan merasakan hal serupa. Dia akan memimpin The Blues pada laga melawan Brighton & Hove Albion di Stamford Bridge, Selasa (26/12/2017).

Jelang laga itu, Conte kembali ditanya tentang pengalamannya menjalani periode Natal yang sibuk di Inggris. Dia mengatakan bahwa itu suatu hal yang aneh.

“Ini akan menjadi pertama kalinya Serie A bermain selama periode Natal. Tapi, mereka kemudian akan punya libur musim dingin pada bulan Januari. Bukanlah ide buruk setelah periode Natal untuk memberi sedikit istirahat, juga di Inggris. Para pemain pantas mendapatkannya,” ujar Conte di situs resmi Chelsea.

“Bermain sepakbola selama Natal agak aneh bagi saya. Musim lalu adalah pertama kalinya bagi saya dan keluarga saya, tapi itu sangat bagus,” tambahnya.

“Natal adalah periode penting karena Anda bisa menghabiskan banyak waktu bersama keluarga Anda, dan rasanya fantastis bagi orang-orang untuk menghabiskan satu bagian Natal dalam sepakbola bersama kami, dan bagi kami semua untuk tetap bersama,” kata Conte.

Chelsea kini menghuni peringkat ketiga di klasemen sementara Premier League dengan perolehan 39 poin dari 19 laga. Mereka tertinggal 16 poin di belakang pemimpin klasemen Manchester City.

Biaggi: Marquez Bisa Juara di Ducati

Biaggi: Marquez Bisa Juara di Ducati

Mantan pebalap Max Biaggi menilai Marc Marquez bisa juara bersama Ducati, yang sejauh ini cukup sulit ditaklukkan banyak rider. Ia menilai Marquez punya kemampuan untuk menjinakkan Ducati.

Terakhir kali Ducati juara MotoGP terjadi di era Casey Stoner pada 2007. Selebihnya, para rider pabrikan Italia itu tak pernah mampu mengulang prestasinya. Juara dunia seperti Valentino Rossi dan Nicky Hayden termasuk yang kesulitan membawa Ducati bersaing.

Musim lalu, Ducati akhirnya bisa berbicara dengan menyaingi Honda dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP. Pebalapnya, Andrea Dovizioso, bisa menantang Marquez meski akhirnya kalah di seri penentuan.

Dari persaingan itu, Biaggi beranggapan persaingan pabrikan motor kini lebih kompetitif. Karena itu, ia yakin Marquez sekalipun bisa juara bersama Ducati karena skill yang dimiliki The Baby Alien.

“Saat ini, tiga atau empat pembalap teratas berselisih sepersepuluh detik, jadi saya kira motornya cukup bagus,” Biaggi mengatakan kepada Motosprint yang dilansir Autosport.

“Oleh karena itu, saya pikir jika Anda merekrut juara dunia dan memberinya motor lain, dia tetap akan menang. Jadi, Marquez pasti akan menang juga dengan Ducati.”

“Bagaimana Anda tidak bisa terkesan dengan apa yang dilakukan Marquez di atas motor? Cara dia menjaganya saat tergelincir, membuat Anda tidak bisa berkata apa-apa, atau saat dia hampir crash tapi menghindarinya.”

“Ini bukan hanya keberuntungan, melainkan kemampuannya mengelola motor. Dia melakukan hal-hal yang cuma dia yang bisa melakukannya,” eks pebalap Honda dan Yamaha itu menjelaskan.

Kejutan Natal dari Ibrahimovic

Kejutan Natal dari Ibrahimovic

Jelang Hari Natal, Zlatan Ibrahimovic menyempatkan diri berkunjung ke komplek pelatihan AON. Kedatangannya membuat anak-anak di sana terkejut.

Ibra menunjukkan kehangatannya di hadapan para anak-anak sekolah dari Manchester United Foundation. Dia datang dengan membawa hadiah tas dan jersey MU.

Namun, kedatangan pria asal Swedia itu ternyata tak disangka-sangka oleh para anak-anak di sana, yang sedang berlatih sepakbola. Beberapa anak dibuat terpukau saat Ibra berdiri di depan pintu menuju masuk ke lapangan.

Salah satu bocah yang terkejut dengan kedatangan Ibra adalah Shia. Dia merasa bahwa momen melihat striker MU dari jarak dekat merupakan hari terbaiknya.

“Saya tidak percaya saya ada di tim pertama, dan saya telah bertemu dengan Zlatan dan dia memberi saya FIFA 18 – Saya tidak dapat mempercayainya,” kata Shia dalam video yang diunggah akun Twitter resmi MU.

“Saya baru berusia sembilan tahun dan ini terjadi pada saya, ini adalah hari terbaik dalam hidup saya.

Pada awal pekan lalu, Ibra juga memberi kehangatan jelan Hari Natal kepada anak-anak kecil. Dia bersama pemain MU lainnya berkunjung ke Royal Manchester Children’s Hospital untuk membagikan sebuah kado.

Kebersamaan Ibra dengan para anak-anak di rumah sakit diabadikan lewat beberapa foto yang diunggah ke Instagram. Dalam foto tersebut Ibra didampingi oleh Paul Pogba, meski ada pemain MU lainnya yang juga hadir.

“Ada hal yang lebih penting di hidup ini, daripada sepakbola. Terimakasih telah membuatku senang,.

Pesan Natal dari Herrera untuk Si Pengarang Cerita

Pesan Natal dari Herrera untuk Si Pengarang Cerita

Gelandang Manchester United, Ander Herrera, menyampaikan pesan Hari Natal di Twitter. Pesan itu juga mengindikasikan ke arah Gary Neville yang mengkritiknya.

MU bermain imbang 2-2 melawan Leicester City di King Power Stadium, Minggu (24/12/2017) dinihari WIB. The Foxes unggul lebih dulu berkat aksi Jamie Vardy.

Juan Mata mencetak sepasang gol untuk membawa MU unggul. Gol dari Harry Maguire di menit-menit akhir pertandingan membuat keunggulan The Red Devils yang sudah di depan mata sirna.

Neville selaku legenda MU dan juga pundit di Sky Sports menuding bahwa gol The Foxes di menit akhir itu disebabkan oleh Herrera. Pria asal Spanyol itu disebut-sebut tak mengindahkan arahan Phil Jones, yang meminta untuk menjadi bek tengah agar menambal celah yang ditinggalkan Chris Smalling akibat cedera.

Herrera yang menjadi sasaran kritik sampai saat ini belum meluruskan tuduhan Neville. Namun, dia mengunggah pesan natal lewat akun Twitter pribadinya yang menurut media-media Inggris diduga diarahkan ke Neville.
[Gambas:Twitter]

“Selamat natal untuk semuanya, termasuk orang yang mencoba membangun cerita yang sebenarnya tak pernah terjadi,” tulis Herrera.

MU saat ini bercokol di posisi kedua klasemen Premier League dengan poin 42. Mereka tertinggal 13 angka dari Manchester City selaku pemuncak klasemen.

Ditanya soal Rossi, Marquez: Saya Tak Peduli Rekor atau Titel

Ditanya soal Rossi, Marquez: Saya Tak Peduli Rekor atau Titel

Marc Marquez menegaskan dirinya tak memedulikan rekor atau titel di dunia balap motor grand prix. Hal itu terlontar usai dirinya ditanya soal Valentino Rossi.

Dalam wawancara dengan Sky Sports yang dikutip Tuttomotoriweb.com, Marquez ditanya apa ingin mengikuti jejak Rossi yang sudah punya sembilan titel juara dunia dan menorehkan banyak rekor. Marquez sendiri bukan sosok asing dengan rekor. Tahun ini dia pun sudah meraih titel keenam di kejuaraan dunia balap motor grand prix.

“Apa Anda merujuk kepada 10 gelar juara dunia (yang sedang dibidik Rossi)?” ucap Marquez balik bertanya.

“Saya tidak pernah memedulikan rekor atau titel. Saya membalap untuk impian saya meraih kemenangan. Setiap tahun senantiasa menjadi lembaran baru, saya selalu berusaha jadi lebih baik.”

“Saya tidak mau mengejar angka tertentu”

Sembilan titel juara dunia Rossi diraih dengan rincian tujuh di kelas primer dan masing-masing satu gelar juara dunia 125cc dan 250cc. Koleksi titelnya belum bertambah sejak 2009.

Seperti Rossi, Marquez juga punya dua gelar juara dunia sebelum tampil di kelas primer, masing-masing satu di 125cc dan Moto2. Empat titel MotoGP kemudian diraihnya dalam lima musim keikutsertaan di kelas teratas.

Kane Samai Rekor Gol Alan Shearer

Kane Samai Rekor Gol Alan Shearer

Tiga gol yang dicetak Harry Kane ke gawang Burnley membuatnya menyamai rekor gol Alan Shearer yang sudah bertahan sangat lama. Kane bahkan masih punya peluang untuk memecahkannya.

Kane memborong semua gol ketika Tottenham Hotspur mengalahkan Burnley 3-0 di Turf Moor, Minggu (24/12/2017) dinihari WIB. Striker berusia 24 tahun itu mencetak gol dari tendangan penalti di babak pertama, kemudian mencetak dua gol dalam kurun waktu sepuluh menit di paruh kedua.Dengan tambahan tiga gol itu, Kane bukan hanya menyamai Mohamed Salah di puncak daftar top skorer Premier League dengan 15 gol. Kane juga menyamai rekor Shearer dalam hal jumlah gol di Premier League dalam satu tahun kalender.

Kane sejauh ini telah mencetak 36 gol di Premier League di sepanjang tahun 2017. Jumlah gol itu sama dengan yang dicetak Shearer untuk Blackburn Rovers pada 1995.

Spurs masih punya satu pertandingan Premier League lagi sebelum pergantian tahun, yaitu menjamu Southampton pada Selasa (26/12/2017). Kane hanya butuh satu gol lagi pada laga tersebut untuk memecahkan rekor Shearer.

“Pertama-tama saya harus memberi selamat kepada Harry. Ini adalah rekor yang sama dengan Alan Shearer.

Dia adalah pemain yang menakjubkan, fantastis, dia butuh satu gol lagi untuk melampaui Alan. Kita lihat saja di laga berikutnya. Tapi, ini fantastis untuknya. Dia bisa saja mencetak lebih dari tiga gol hari ini karena peluangnya ada,” imbuh Pochettino.

Tambahan tiga gol juga membuat Kane telah mencetak 46 gol untuk Spurs di semua kompetisi di tahun 2017. Di lima liga teratas Eropa, pencapaian Kane itu cuma kalah dari striker Paris Saint-Germain, Edinson Cavani, dan bintang Barcelona, Lionel Messi, yang mencetak 50 gol untuk klubnya masing-masing.

Wenger Puji Semangat Tak Kenal Menyerah Arsenal

Wenger Puji Semangat Tak Kenal Menyerah Arsenal

Arsenal menunjukkan semangat tak kenal menyerah di laga melawan Liverpool. Hal itu yang membuat Arsene Wenger merasa senang.

Saat menjalani pertandingan di Emirates Stadium, Sabtu (23/12/2017) dinihari WIB, Arsenal bermain imbang 3-3 melawan The Reds. The Gunners sempat ketinggalan dua gol lebih dulu dalam pertandingan itu.

Philippe Coutinho dan Mohamed Salah yang membuat Arsenal tertinggal. Usai itu, Arsenal bisa berbalik unggul dengan deretan gol yang dibukukan Alexis Sanchez, Granit Xhaka, dan Mesut Oezil. Skor kembali imbang setelah Roberto Firmino mencatatkan namanya di papan skor.

Wenger mengakui bahwa Arsenal tampil kurang oke di babak pertama. Tapi, semangat juang anak asuhnya membuat The Professor senang.

“Kami bermain kaku dengan rasa takut dan tak di level kami saat babak pertama. Di babak kedua, kami bermain di level kami. Itu merupakan pertandingan yang mendebarkan. Saya frustrasi karana tak berhasil memenangi pertandingan, tapi itu merupakan jenis pertandingan yang anda inginkan di Premier League,” kata Wenger di BBC.

“Hal bagusnya adalah secara keseluruhan, kami tak pernah menyerah. Semangatnya luar biasa. Dalam hal itu, saya bangga pada para pemain. Itu menunjukkan mentalitas yang kuat. Kami mempunyai kapasitas untuk melakukan respons. Apa yang anda inginkan adalah tim menyadari bahwa kami harus mulai tampil bagus sejak menit pertama.

Liliyana di Hari Ibu: Mama Adalah Perempuan yang Luar Biasa!

Liliyana di Hari Ibu: Mama Adalah Perempuan yang Luar Biasa!

Liliyana Natsir mengapresiasi ibundanya secara khusus di Hari Ibu ini. Ibundanya, Olly Maramis, sekaligus bertindak teman dan motivator.

Liliyana memang setiap hari selalu berkomunikasi dengan ibundanya setiap hari. Baik telepon ataupun video call.

Namun, di Hari Ibu ini dia tak hanya melanjutkan rutinitas tersebut. Dia memberikan apresiasi khusus kepada Olly. Pemilik medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro itu menilai Olly sebagai sosok perempuan Indonesia sejati.

“Peranan ibu luar biasa dalam hidup saya. Dia bisa menjadi teman juga bisa sekaligus motivator.

Mamah juga yang mengarahkan saya untuk berinvestasi, namun dia juga mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Pokoknya terimakasih banget kepada Tuhan karena saya punya mama seperti mamaku, mama yang terbaik buat saya dan keluarga,” dia mengungkapkan.

Tak sekali dua kali Liliyana memberikan pujian kepada Olly. Sebelumnya, pada acara pemberian penghargaan pada Juli lalu, Butet, panggilan karib Liliyana Natsir, juga mempersiapkan video pendek sebagai ucapan terimakasihnya atas dukungan sang mama.

Kebetulan pada hari yang sama, Olly juga merayakan hari jadinya yang ke-60. Saat itu Liliyana mengungkapkan jika ibunya kerap yang paling ia cari pada saat berkomunikasi melalui sambungan telepon.

“Mama itu lebih bawel dari papa. Dia selalu menanyakan soal kabar dan mengingatkan saya,. Tapi, mereka saling melengkapi.

Morbidelli Bicara soal Masa-masa Setelah Nanti Rossi Pensiun

Morbidelli Bicara soal Masa-masa Setelah Nanti Rossi Pensiun

Valentino Rossi tak bertambah muda dan masa-masa pensiunnya kian dekat saja. Franco Morbidelli menyebut Rossi sebagai sosok yang sulit digantikan.

Dunia balap motor grand prix saat ini lekat dengan sosok Rossi mengingat rider 38 tahun itu sudah tampil sejak tahun 1996 silam, dengan kelas primer mulai ia jalani sejak tahun 2000.

Pun demikian, seperti terindikasi dari usia, The Doctor praktis sudah mulai mendekati masa-masa akhir dari karier balapnya. Saat itu terjadi, Morbidelli dan para rider muda Italia lainnya harus berjibaku menjadi penerusnya.

“Sulit buat saya, juga seluruh rider Italia, yang mengemban tugas menggantikan Vale ketika ia pensiun karena sayangnya cepat atau lambat ia akan melakukannya.

Untuk itu kami semua adalah penerus Vale, dalam konteks kami semua harus melakukan segalanya dengan baik untuk menggantikan dirinya, karena mustahil buat satu orang untuk melakukan apa yang sudah dilakukan Valentino,” ucapnya.

Morbidelli akan menjalani debut di MotoGP pada musim 2018. Tahun ini salah satu lulusan VR46 Riders Academy tersebut sudah sukses menjuarai Moto2 2017.