Wenger soal Transfer Giroud dan Aubameyang: Tunggu Saja

Wenger soal Transfer Giroud dan Aubameyang: Tunggu Saja

Olivier Giroud siap hijrah dari Arsenal untuk memberi tempat kepada Pierre-Emerick Aubameyang. Manajer Arsene Wenger meminta semua pihak menunggu saja waktunya.

Giroud dicadangkan Wenger saat Arsenal kalah 1-3 dari Swansea City di Liberty Stadium, Rabu (31/1/2018) dini hari WIB. Ia masuk di menit ke-76 menggantikan Alex Iwobi.

Tak mampu berkontribusi apapun, Giroud melakukan handclap seorang diri kepada fans Arsenal di tribun selepas pertandingan. Momen itu disinyalir jadi ajang perpisahannya kepada fans Arsenal.

Giroud memang diisukan bakal pergi meninggalkan Arsenal menuju Chelsea. Kepergiannya bakal membuka jalan untuk Aubamayeng, yang bakal didatangkan dari Borussia Dortmund.

Wenger menilai transfer Giroud dan Aubameyang memang mungkin terjadi. Ia meminta semua pihak bersabar.

“Ada kemungkinan. Semuanya akan ditentukan besok pagi (waktu setempat),” Wenger menjelaskan saat ditanya soal transfer Giroud dan Aubameyang kepada Sky Sports, yang dilansir FourFourTwo.

“Kami akan menginformasikan lagi kepada Anda untuk lebih pastinya,” manajer asal Prancis itu menegaskan.

Giroud membela Arsenal sejak 2012. Ia sudah bermain sebanyak 180 kali dan mencetak 73 gol, dengan menyumbang trofi Piala FA dan Piala Liga masing-masing tiga kali.

Rossi Sebut Inkonsistensi Hasil Tes Bikin Yamaha Khawatir

Rossi Sebut Inkonsistensi Hasil Tes Bikin Yamaha Khawatir

Yamaha menunjukkan hasil yang tak stabil di tes pramusim di Sepang. Inkonsistensi itu disebut Valentino Rossi membuat timnya khawatir.

Yamaha sempat mendominasi di hari kedua tes MotoGP di Sepang, Senin (29/1/2018). Maverick Vinales jadi pebalap tercepat diikuti Rossi di posisi kedua.

Saat itu, Vinales mencatatkan waktu terbaik satu menit 59,355 detik. Sementara Rossi hanya lebih lambat 0,035 detik dari Vinales.

Tapi Rossi dan Vinales gagal mengulang performa oke itu di tes hari terakhir, Selasa (30/1/2017). Rossi finis keenam dengan catatan waktu satu menit 59,449 detik atau lebih lambat 0,619 detik dari Jorge Lorenzo yang membuat rekor.

Sementara itu, Vinales justru dapat hasil lebih buruk. Catatan waktunya menyentuh angka dua menit, tepatnya dua menit 0,547 detik, lebih lambat 1,717 detik dari Lorenzo.

Inkonsistensi hasil itu diakui Rossi membuat Yamaha bingung. Mereka pun harus segera menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut sebelum musim baru bergulir.

“Hari ini (Selasa) sedikit lebih sulit, kami lebih kesulitan sejak pagi dengan cengkeraman, lebih sulit untuk mengendarai motor di batasnya,” Rossi mengatakan seperti dikutip Autosport.

“Kemarin malam saya optimistis akan memperbaiki laptime, tapi itu tidak mungkin. Sedikit lebih sulit, khususnya dengan ban baru, karena dengan ban lama kecepatan saya bagus.”

“Kami sedikit khawatir. Kami harus memahami kenapa ini terjadi, karena di tes Valencia setelah balapan terakhir, hal yang sama terjadi.”

“Saat itu saya dan Maverick punya feeling bagus dengan motor dan ban. Hari berikutnya, motor yang sama, ban yang sama, temperatur yang sama, kami kehilangan 0,3 sampai 0-4 detik dan kami tidak mengerti kenapa.”

“Hari ini terjadi hal yang sedikit sama, jadi kami harus memahami mengapa ini terjadi,” dia menambahkan.

Beckham Masih Terkesan dengan Kesuksesan MU Datangkan Sanchez

Beckham Masih Terkesan dengan Kesuksesan MU Datangkan Sanchez

Alexis Sanchez menjadi pemain Manchester United. Keberhasilan The Red Devils mendatangkan pemain Chile itu masih membuat David Beckham terkesan.

MU mendatangkan Sanchez di bursa transfer bulan Januari. Dia ditukar dengan Henrikh Mkhitaryan.

Sanchez mengenakan nomor punggung tujuh, nomor yang dikenakan Beckham dan beberapa pemain besar lainnya seperti Eric Cantona.

Pada laga debutnya, Sanchez sudah bisa tampil mengesankan. Dia membantu MU memetik kemenangan 4-0 atas Yeovil Town di babak keempat Piala FA.

Saya masih sulit percaya bahwa hal ini benar-benar terjadi. Itu luar biasa,” kata Beckham di Mirror.

“Seorang pemain dengan sosok dan kalibernya datang dari sebuah klub besar seperti Arsenal, lalu pindah ke klub besar juga seperti Manchester United, yang buat saya membuat saya bangga menjadi pemain Manchester United karena kami ingin pemain hebat dan membangkitkan semangat.”

“Sungguh bagus bisa melihat dia mengenakan seragam United dan saya yakin dia akan sangat sukses,” dia menambahkan.

Kondisi Fisik Rossi Belum 100%

Valentino Rossi mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya belum 100% pulih usai mengalami kecelakaan pada tahun lalu. Rossi masih harus menggenjot fisiknya lagi.

Rossi mengalami kecelakaan ketika berlatih motocross pada bulan Agustus lalu. Akibat kecelakaan tersebut, pebalap Italia itu menderita patah tulang tibia dan fibula di kaki kanannya dan harus melewatkan balapan di Misano.

Kurang dari sebulan usai kecelakaan, Rossi sudah bisa membalap lagi di Aragon. Dia mampu menuntaskan kompetisi hingga akhir musim dan finis di peringkat kelima klasemen pebalap.

Di sela-sela tes pramusim MotoGP di Sepang, Malaysia, Rossi mengungkapkan kondisi fisiknya sekarang.

“Saya bisa berlatih dengan baik. Saya juga punya sepuluh hari lebih banyak daripada tahun lalu karena tahun lalu saya harus berkeliling untuk Yamaha dan tahun ini saya tiba dalam kondisi yang lebih baik. Saya sangat gembira karena hari ini saya lebih baik daripada kemarin. Kemarin sulit,” ujar Rossi, yang menempati posisi kedua pada hari kedua tes di Sepang, Senin (29/1/2018).

“Tapi, saya masih belum 100%, terutama dengan pernapasan, karena saya belum bisa berlari. Jadi, saya perlu bekerja lagi untuk Maret, tapi saya sudah berada di level bagus,”

Suarez-Messi Menangkan Barca atas Alaves

Suarez-Messi Menangkan Barca atas Alaves

Barcelona memetik kemenangan atas Deportivo Alaves. Sempat tertinggal, Luis Suarez dan Lionel Messi membawa Los Cules menang dengan skor akhir 2-1.

Saat menjalani pertandingan di Camp Nou, Senin (29/1/2018) dinihari WIB, Barca ketinggalan 0-1 di babak pertama. Adalah gol dari John Guidetti yang membawa tim tamu unggul lebih dulu.

Gol itu direncanakan lewat satu serangan balik cepat. Ibai Gomez mengirim umpan daerah untuk Guidetti, yang bisa memanfaatkan kecepatannya.

Guedetti bisa melepaskan diri dari kawalan Samuel Umtiti, untuk menaklukan penjaga gawang Barcelona, Marc-Andre Ter Stegen.

Di babak pertama, Barca menguasai pertandingan dengan catatan 74 persen penguasaan bola dalam data yang dilansir oleh Sport Radar. Mereka melepaskan sebanyak lima percobaan, tiga mencapai sasaran tapi tak ada yang berbuah gol.

Sementara itu, Alaves, yang mengandalkan serangan balik, bisa empat kali mengancam gawang Barca. Semuanya mencapai sasaran.

Di babak kedua, Barca juga masih tampil dominan. Sport Radar mencatat penguasaan bola mereka ada di angka 70 persen. Mereka, yang mengejar defisit gol bisa melepaskan 11 percobaan, delapan menemui bidang.

Usaha Barca untuk mencetak gol baru berhasil di menit ke-72. Suarez yang menjebol gawang tim tamu. Berawal dari umpan silang Andres Iniesta, tendangan Suarez dari sudut sempit berhasil membawa Barca menyamakan kedudukan 1-1.

Barca berbalik unggul di menit ke-84. Gol itu dicetak Messi lewat tendangan bebas. Sebelumnya, terjadi pelanggaran pada La Pulga oleh bek Alaves di muka kotak penalti. Tendangan Messi melengkung ke sisi kiri atas gawang Alaves.

Pada menit ke-88, pemain Alaves melakukan protes. Umtiti melakukan handsball saat menahan tendangan pemain Alaves. Wasit tak menunjuk titik putih, laga terus dilanjutkan.

Peluang emas Barca pada masa injury time gagal dimanfaatkan Messi. Tendangan chip yang dilakukan oleh pemain asal Argentina itu, bisa ditangkap kiper. Tak lama kemudian laga selesai, Barca menang 2-1.

Dengan kemenangan ini, Barca tetap nyaman di posisi pertama klasemen dengan raihan 54 poin. Sementara itu, Alaves menempati peringkat ke-17 dengan koleksi 21 poin.

Tes Hari Pertama yang Positif untuk Vinales

Tes Hari Pertama yang Positif untuk Vinales

Maverick Vinales menilai tes pramusim MotoGP di Malaysia pada hari pertama, Minggu (28/1/2018), berjalan dengan baik. Sejumlah hal positif ia rasakan.

Vinales, bersama rekan setimnya di Yamaha Valentino Rossi, memacu mesin motor YZR-M1 terbaru di Sirkuit Internasional Sepang. Sementara untuk sasis motornya, ia mengenakan sasis yang sempat digunakannya saat tes privat di Malaysia, November 2017 lalu.

Dalam kesempatan itu, Vinales menjajal motornya dalam kondisi basah dan peralihan sejak pagi hingga sore. Kondisi itu ia manfaatkan untuk fokus pada set up motor, khususnya elektronik.

Usai melalui tes, grip motornya dirasa lebih baik oleh Vinales. Meski begitu, Vinales mengakhiri tes dengan berada di peringkat 13 dengan catatan waktu 2 menit 0,714 detik, tertinggal 1,2 detik dari Dani Pedrosa yang keluar sebagai pebalap tercepat.

 

Ini adalah sasis yang sama dengan yang kami gunakan pada bulan November. Bagaimanapun, kami mencoba berkonsentrasi dengan baik pada elektronik, bekerja dari tikungan ke tikungan, mencoba mendapatkan semua yang kami bisa dari perangkat elektronik. Bagi saya tahun lalu, di situlah kami banyak kehilangan,” Vinales mengatakan seperti dilansir Crash.

“Saya mencoba memacu motor lebih lama pada pukul dua sampai pukul tiga, yang merupakan waktu balapan, di mana saya bisa mensimulasikan grip lebih banyak. Tentu di sore hari jalurnya lebih cepat, tapi saya harus cepat pada siang hari.”

“Ada perbaikan nyata [soal kekuatan ban], karena dari putaran nol sampai putaran kedua puluh, saya hanya kehilangan 0,3, 0,4 detik, jadi sangat positif. Saya merasa tidak masalah dengan itu, tapi tetap saja saya pikir kami bisa memperbaiki lebih banyak hal lagi,”

Neymar 2000 Persen Bertahan di PSG

Neymar 2000 Persen Bertahan di PSG

Presiden Paris Saint-Germain Nasser El Khelaifi menegaskan Neymar takkan ke mana-mana. Neymar bahagia di PSG dan isu terkait Real Madrid cuma permainan saja.

Sepanjang musim ini, Neymar memang terus dikabarkan menjadi target Madrid, meski baru gabung PSG di musim panas lalu. Bahkan Florentino Perez sempat berkata bahwa ingin melihat Neymar berkostum El Real.

Rumor lain bahkan mengatakan Neymar sebenarnya sudah ingin ke Madrid. Bintang asal Brasil itu cuma menjadikan PSG sebagai batu loncatan untuk menjadi andalan di Santiago Bernabeu.

Khelaifi menepis mentah-mentah rumor-rumor ini. Dia percaya ini cuma bagian dari permainan media Spanyol untuk menggoyahkan PSG jelang duel kontra Madrid di babak 16 besar Liga Champions.

“Lihat betapa bahagianya dia di lapangan. Dia sangat senang. Saya sudah berbicara dengannya dan keluarganya, dia puas bisa berada di Paris,” ujarnya dikutip ESPN.

“Ini cuma rumor, ini tidak benar. Dia ingin bertahan di sini. Orang-orang Spanyol sudah mulai memainkan permainan ini beberapa hari sebelum kami menghadapi Real. Tapi kami takkan mengikuti permainan ini. Dia akan bertahan dengan kami, itu 2.000 persen,” tandasnya.

Performa Neymar di PSG sendiri sangat superior. Dia baru saja mencetak dua gol ke gawang Montpellier, ketika timnya menang 4-0, Sabtu (27/1). Sepanjang musim ini Neymar telah membuat 26 gol dan 14 assist di semua kompetisi.

Suzuki Luncurkan Motor Baru untuk Iannone dan Rins

Suzuki Luncurkan Motor Baru untuk Iannone dan Rins

Suzuki meluncurkan motor baru mereka untuk menghadapi MotoGP 2018. Motor baru inilah yang akan menjadi andalan Andrea Iannone dan Alex Rins pada musim ini.

Dilihat dari penampilan luarnya, versi terbaru dari motor GSX-RR tersebut tak berbeda jauh dari motor tahun lalu. Motor yang didominasi warna biru dengan sedikit kelir putih dan kuning di beberapa bagian itu diluncurkan di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada Sabtu (27/1/2018) atau sehari sebelum tes resmi MotoGP dimulai.

Meski dari luar tak terlihat ada perbedaan signifikan, Suzuki telah berusaha keras melakukan perbaikan di bagian mesin dan sasis. Motor mereka sebelumnya punya kelemahan, terutama ketika masuk tikungan.

“Kami sangat menantikan tahun ini,” ujar manajer tim Suzuki, Davide Brivio, seperti dikutip Autosport.

Suzuki meraih satu kemenangan pada 2016 ketika Maverick Vinales finis terdepan di Silverstone. Namun, prestasi mereka menunjukkan tren menurun pada tahun lalu karena tak satu pun dari Iannone dan Rins yang naik podium. Pencapaian terbaik dua pebalap itu adalah finis keempat.

“Kami punya musim yang sulit pada 2017, tapi seperti yang sudah saya katakan kepada semua orang kami, 2017 bermanfaat dan kami ingin mendapat sisi baik dari kesulitan,” imbuh Brivio.

“Saya pikir kami sudah belajar banyak dan ini adalah sebuah kesempatan bagus untuk membenahi motor dan tetap bersama-sama sebagai sebuah tim,” katanya.

Conte Mati-matian Perbaiki Performa Chelsea

Conte Mati-matian Perbaiki Performa Chelsea

Chelsea sedang inkonsisten belakangan ini. Hal itu membuat manajer Antonio Conte mati-matian memperbaiki performa The Blues.

Berstatus juara bertahan Liga Inggris, Chelsea tak mampu mempertahankan penampilannya seperti musim lalu. Mereka tercecer di klasemen sementara dengan tertinggal 15 poin di belakang Manchester City.

Terakhir, Chelsea juga baru tersingkir di Piala Liga Inggris usai dikalahkan Arsenal di semifinal. Oleh karena itu, peluang mereka yang masih realistis adalah di Piala FA dan Liga Champions.

Kondisi itu membuat Conte menjadi sorotan. Manajer asal Italia itu mendapat tekanan untuk kembali menyumbang gelar guna mengamankan posisinya.

Selanjutnya, Chelsea harus bertanding di babak keempat Piala FA melawan Newcastle United di Stamford Bridge, Minggu (28/1). Laga itu kian menyulitkan mengingat tiga pilarnya yakni Thibaut Courtois, Willian, dan Alvaro Morata tak bisa dimainkan.

Tidak adanya kedalaman skuat yang mumpuni menjadi penyebab Chelsea tampil inkonsisten. Conte pun mengaku harus bekerja sangat keras guna mengatasi masalah tersebut.

Untuk bermain setiap beberapa hari bukan hal yang sederhana bagi kami sekarang. Kami harus berharap semua pemain bisa tampil, jika tidak, kami harus coba menemukan cara berbeda sebelum laga atau setidaknya dalam pertandingan,” Conte mengatakan seperti dilansir Independent.

“Tapi semua orang yang kenal saya begitu baik, tahu kalau saya tidak pernah menyerah. Saya mencobanya setiap hari, lewat kerja yang begitu keras, untuk mengatasi kesulitan. Ini bukan untuk semuanya. Saya spesialis dalam situasi seperti ini,” ia menambahkan.

Conte menambahkan, dirinya sampai rela mengurangi jam tidur guna mengatasi krisis Chelsea.

“Semua orang tahu bahwa saya menjalani pekerjaan ini dengan penuh gairah dan cinta yang besar. Untuk alasan ini kebetulan saya tidak tidur, apalagi saat harus menghadapi situasi sulit dan Anda ingin mencoba yang terbaik untuk tim, para pemain, para penggemar, klub,” eks pelatih Juventus dan timnas Italia itu melanjutkan.

“Jadi, ketika saya tidak tidur, saya terus bekerja dengan komputer, semalaman. Saya tidak ingin membuat masalah dengan istri saya, jadi saya pergi ke ruangan lain, ruang tamu, dan terkadang saya mulai bekerja, menonton pertandingan atau mencari solusi baru. Menonton pertandingan berkali-kali penting agar Anda bisa memahami hal positif dan negatif serta memperbaiki tim Anda, terutama saat Anda kalah. Ini sangat penting untuk menemukan alasan Anda kalah,” Conte mengungkapkan.

Messi Senang Ada Coutinho di Barca

Messi Senang Ada Coutinho di Barca

Lionel Messi mengaku sangat senang dengan kedatangan Philippe Coutinho di Barcelona. Hanya saja, Messi menyayangkan mengapa Coutinho baru datang sekarang.

Coutinho resmi pindah dari Liverpool ke Barca di bursa transfer Januari. Nilai transfer gelandang serang asal Brasil itu mencapai 160 juta euro atau sekitar Rp 2,58 triliun.

Coutinho sebenarnya diincar Barca sejak musim panas lalu. Namun, karena saat itu Liverpool selalu menolak tawaran Barca, Coutinho pun akhirnya bertahan di klubnya selama setengah musim.

Coutinho sendiri sudah menjalani debutnya saat Barca mengalahkan Espanyol 2-0 di leg kedua perempatfinal Copa del Rey, Jumat (26/1/2018) dinihari WIB. Coutinho main sejak menit ke-68 untuk menggantikan Andres Iniesta.

Kehadirannya di lapangan membuat permainan Barca jadi lebih hidup. Ia bahkan nyaris membuat assist untuk Luis Suarez di laga itu.

Messi pun menyambut kehadiran Coutinho dengan girang. Ia bahkan menyayangkan mengapa Coutinho, dan juga bek anyar Yerry Mina, baru datang di Januari ini.

“Dalam kasus kami, baik Coutinho maupun Yerry Mina sudah coba diboyong pada bursa transfer musim panas lalu dan itu tidak terjadi,” Messi mengatakan seperti dikutip Mirror.

“Sekarang mereka datang di musim dingin, dan kami tentu senang mereka berada bersama kami, meski untuk yang lain seperti Javier Mascherano harus hengkang,” ia menambahkan.

Sementara di Januari ini, Barca melepas Mascherano ke klub China, Hebei China Fortune. Pemain asal Argentina itu hengkang setelah tidak mendapat banyak kesempatan bermain musim ini.