City Tersingkir, Guardiola Diusir ke Bangku Penonton

City Tersingkir, Guardiola Diusir ke Bangku Penonton

Malam yang pahit bagi Josep Guardiola. Guardiola menyaksikan timnya, Manchester City, disingkirkan Liverpool dari bangku penonton usai diusir wasit.

City menderita kekalahan 1-2 di perempatfinal leg kedua yang digelar di Etihad, Rabu (11/4/2018) dinihari WIB. Dengan demikian, City terdepak dengan agregat 1-5, usai menyerah di kandang Liverpool 0-3 sepekan lalu.

Pada pertandingan itu, Guardiola hanya berada di pinggir lapangan selama satu babak saja. Wasit Antonio Mateu Lahoz mengirim manajer Catalan itu ke bangku penonton saat paruh babak karena memperdebatkan sejumlah keputusannya, termasuk gol Leroy Sane yang dianulir.

Menurut Guardiola, gol Sane bisa menjadi titik balik bagi the Citizens. “Saya bilang gol ketika bola dioper kepada Leroy Sane. Itulah mengapa dia (wasit) mengusir saya. Akan berbeda kalau gol dan kedudukan menjadi 2-0.”

City sesungguhnya memulai pertandingan dengan sangat baik saat Gabriel Jesus menciptakan gol cepat di menit kedua. ‘Manchester Biru’ lantas menggempur Liverpool dan nyaris mencetak gol tambahan kala sepakan Bernardo Silva menghantam tiang gawang.

Di menit-menit akhir babak pertama, Sane menjebol gawang Liverpool tapi gol itu dianulir karena dianggap offside. Padahal dalam tayangan ulang memperlihatkan bahwa winger Jerman ini menyambar bola yang mengenai James Milner lebih dahulu.

Usai turun minum, arah angin pertandingan berubah. Mohamed Salah mencetak gol penyama untuk memupuskan harapan City sebelum gol Roberto Firmino memastikan Liverpool melaju ke babak berikutnya dengan menyakinkan.

“Di kompetisi ini, tim-timnya sama kuat dan pengaruh keputusan wasit sangat penting. Kami akan maju lagi di musim depan. Selamat untuk Liverpool. Mudah-mudahan mereka bisa mewakili Inggris dengan baik di semifinal,” Guardiola mengatakan sebagaimana dilansir BBC Sport.

“Kami sudah sepenuhnya melakukan segalanya di babak pertama. Kami menciptakan banyak peluang, meski tidak mudah ketika mereka bermain dengan 11 orang di belakang. Di kompetisi ini, Anda tidak perlu bermain dengan sempurna selama 180 menit tapi Anda perlu bermain dengan baik,” kata dia di Uefa.com.

Klopp pun Heran: Roma Kehilangan Salah tapi Bisa Singkirkan Barcelona

Klopp pun Heran: Roma Kehilangan Salah tapi Bisa Singkirkan Barcelona

Barcelona secara mengejutkan disingkirkan AS Roma dari Liga Champions. Juergen Klopp kian terkesan dengan Roma mengingat mereka baru kehilangan pemain krusial.

Barcelona di luar dugaan terdepan di perempatfinal Liga Champions. Bertandang ke markas Roma di Olimpico, Rabu (11/4/2018) dinihari WIB, Blaugrana kalah telak 0-3.

Hasil itu membuat Barcelona tersingkir meski agregatnya sama kuat 4-4. Lionel Messi dkk. kalah gol tandang, karena Roma bisa mencuri satu gol di Camp Nou saat kalah 1-4 di leg pertama.

Kabar Barcelona tersingkir langsung sampai ke telinga manajer Liverpool Juergen Klopp. Klopp yang baru mengantarkan Liverpool lolos ke semifinal usai mendepak Manchester City, menyebut hasil Roma luar biasa.

Selain karena Barcelona salah satu unggulan juara, Roma juga musim ini kehilangan Mohamed Salah yang dibeli Liverpool. Salah pindah ke Liverpool musim panas lalu dengan banderol 50 juta euro dan kini jadi andalan di lini depan, dengan sudah bikin 39 gol di 44 laga.

Roma belum mendapatkan pengganti sepadan untuk Salah. Tapi mereka mampu sampai ke semifinal Liga Champions, melewati adangan tim-tim seperti Atletico Madrid, Chelsea, Shakhtar Donetsk, dan kini Barcelona.

“Saya tak percaya ketika dengar Barcelona tersingkir. Roma kehilangan Mo Salah dan bisa berada di semifinal. Itu luar biasa,” kata Klopp dilansir situs resmi UEFA.

Marquez Diusir Saat Ingin Minta Maaf ke Rossi, Honda Pahami Kemarahan Yamaha

Marquez Diusir Saat Ingin Minta Maaf ke Rossi, Honda Pahami Kemarahan Yamaha

Marc Marquez gagal minta maaf langsung ke Valentino Rossi usai insiden di balapan Argentina. Tim principal Honda Alberto Puig, memaklumi kemarahan Yamaha.

Marquez, yang ditemani Puig dan manajer tim Emilio Alzamora, ditolak masuk garasi Rossi. Sahabat sekaligus tangan kanan si pebalap, Alessio Salucci, mengusir mereka sembari mengucapkan kata-kata yang memperlihatkan kekesalannya kepada Marquez.

Kedua pebalap top itu terlibat insiden di putaran-putaran akhir. Diawali dengan serangan Marquez di sisi dalam Rossi sehingga pebalap Yamaha itu melebar sebelum akhirnya terjatuh usai menyentuh rumput di pinggir lintasan.

Puig percaya genangan air di tempat kejadian berperan dalam insiden itu. Tapi bagaimanapun, pihaknya minta maaf karena Rossi terjatuh.

“Well, saya pikir setelah balapan saat Marc datang ke pit, hal pertama yang dia katakan dengan sendirinya adalah dia ingin minta maaf, cuma ingin menjelaskan. Jadi itu adalah keputusan Marc untuk datang ke sana,” Puig mengungkapkan di Crash.

“Kami tentu saja ke sana dan mereka tidak senang dan mengusir kami, yang saya bisa pahami. Percayalah. Karena kalau ini terjadi pada pebalap Anda, Anda tidak senang tapi sekali lagi ini adalah balapan dan apa lagi yang bisa kami lakukan? Kami berniat minta maaf, kami menyesal, tapi tidak ada yang bisa kami lakukan lagi dan tidak ada artinya terus bicara.”

“Kami cuma berharap mereka bisa memahami dan menerima bahwa kami minta maaf untuk sesuati yang kami percaya bahwa insiden itu bukan murni kesalahan si pebalap, tapi tentu saja konsekuensinya Valentino jatuh. Ini kami sadar betul,” simpul Puig.

Buntut kejadian itu, Marquez mendapatkan penalti 30 detik sehingga harus finis di peringkat 18. Sementara Rossi bisa melanjutkan balapan namun finis di urutan 19.

Atletico Siapkan Perpisahan Tak Terlupakan untuk Torres

Atletico Siapkan Perpisahan Tak Terlupakan untuk Torres

Atletico Madrid menyebut Fernando Torres pantas mendapatkan sebuah pesta perpisahan yang istimewa. Los Colchoneros pun tengah mempersiapkannya.

Dalam konferensi pers pada Senin (9/4/2018), Torres memastikan akan meninggalkan Atletico pada akhir musim ini. Penyerang berusia 34 tahun itu akan pergi begitu kontraknya habis.

Torres saat ini tengah menjalani periode keduanya bersama Atletico. Namun, dia tak mendapatkan banyak kesempatan bermain dari pelatih Diego Simeone. Dari 20 penampilannya di La Liga musim ini, cuma tiga di antaranya yang sebagai starter.

Meski kontribusi Torres pada musim ini tak terlalu besar, dia tetap merupakan pemain kesayangan suporter Atletico. Atletico pun akan merancang sebuah perpisahan spesial untuk pemainnya itu.

Momen perpisahan dengan Torres akan tiba pada laga terakhir La Liga musim ini, yaitu melawan Eibar di Wanda Metropolitano pada 20 Mei.

“Fernando Torres pantas mendapatkan perpisahan terbaik sebagai pemain Atletico Madrid dan itulah kenapa saya yakin para suporter akan bergabung dengan kami pada hari yang sangat spesial itu,” ujar Presiden Atletico, Enrique Cerezo, di Soccerway.

“Kami sudah bekerja untuk menjadikannya sebuah hari tak terlupakan untuk keluarga Atletico dan terutama untuk Fernando,” tambah Cerezo.

“Pintu Atletico Madrid akan selalu terbuka untuknya ketika dia memutuskan untuk mengakhiri karier sebagai pesepakbola,” katanya.

Torres bergabung dengan akademi Atletico pada 1995 dan melakukan debutnya di tim utama pada 2001. Setelah hengkang pada 2007 dan memperkuat berbagai tim, El Nino kembali ke Atletico pada 2015.

Sejak melakukan debutnya pada 2001, Torres sudah tampil 393 kali bersama Atletico dan mencetak 126 gol.

Pembelaan Marquez

Pembelaan Marquez

Marc Marquez membela diri dalam insidennya dengan Valentino Rossi di MotoGP Argentina. Meski mengaku salah, Marquez menyebut apa yang ia lakukan bukanlah sesuatu yang gila.

Senggolan antara Marquez dan Rossi menjadi topik yang paling banyak dibicarakan seusai balapan di sirkuit Termas de Rio Hondo, Senin (9/4/2018) dinihari WIB, melebihi kemenangan Cal Crutchlow dalam balapan tersebut.

Saat balapan menyisakan empat putaran, kedua pebalap tengah berebut posisi keenam. Marquez mencoba untuk melewati Rossi di Turn 13 dari sisi dalam, tapi menyenggol pebalap Italia itu hingga melebar ke area rumput. Rossi pun terjatuh dan memperlihatkan reaksi marah, sedangkan Marquez terus melaju meski sempat memperlihatkan gestur minta maaf.

Rossi memang masih bisa meneruskan lomba setelah kejadian tersebut. Tapi, dia kehilangan banyak posisi dan akhirnya cuma finis di posisi ke-19.

Sementara itu, Marquez yang finis di posisi kelima dihukum penalti 30 detik akibat “mengendara dengan sembrono” dalam insiden dengan Rossi. Penalti itu membuatnya melorot ke posisi ke-18.

“Dengan Valentino, saya pikir saya tidak melakukan kegilaan apapun. Maksud saya, saya berada di tikungan, berusaha memahami kondisi trek. Tentu saja racing line kering, tapi saya menyentuh area basah, bagian depan terkunci, melepas rem. Oke, saya memang bersenggolan (dengan Rossi). Saya berusaha membelok, dan kemudian ketika melihat dia terjatuh, saya berusaha meminta maaf,” ujar Marquez seperti dikutip Crash.net.

“Tapi, kalau Anda mengecek, Zarco dengan Dani, Petrucci dengan Aleix … Maksud saya, hari ini cukup sulit. Tapi, itu tak masalah, saya berusaha 100% dan tentu saja ini hari Minggu yang sulit,”

Senggolan dengan Rossi bukan satu-satunya insiden Marquez di Argentina. Pebalap Repsol Honda itu sebelumnya menyenggol Aleix Espargaro. Untungnya, Espargaro tak sampai terjatuh. Akibat senggolan dengan Espargaro, Marquez dikenai hukuman berupa turun satu posisi dalam balapan.

“Kesalahan terbesar yang saya lakukan dalam balapan ini mungkin dengan Aleix. Karena saya tiba empat detik lebih cepat dan saya tidak menyadari — ketika Anda tiba empat detik lebih cepat daripada pebalap-pebalap lain, itu cukup sulit,” ujar Marquez.

“Saya berusaha 100% untuk menghindari kontak dan kemudian saya minta maaf (dengan gestur tangannya). Oke, saya menerima penalti. Saya paham dan turun satu posisi dan agar aman saya turun dua posisi,”

Kenapa Ronaldo Diganti? Ini Penjelasan Zidane

Kenapa Ronaldo Diganti? Ini Penjelasan Zidane

Cristiano Ronaldo tak bermain penuh di derby Madrid. Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, punya penjelasan kenapa pemain andalannya itu dia tarik keluar.

Ronaldo mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada laga derby di Santiago Bernabeu, Minggu (8/4/2018). Namun, gol Ronaldo tersebut tak cukup untuk memenangkan Madrid karena laga berakhir imbang 1-1. Atletico mampu mencetak gol balasan melalui Antoine Griezmann.

Ketika skor masih 1-1 dan Madrid butuh gol lainnya, Zidane membuat keputusan mengejutkan dengan menarik keluar Ronaldo dan memasukkan Karim Benzema.

Tanpa Ronaldo di lapangan, Madrid memang masih bisa menciptakan peluang, antara lain dua kali lewat Sergio Ramos. Namun, Los Blancos tak sanggup mencetak gol kedua.

Seusai pertandingan, Zidane punya penjelasan kenapa mengganti Ronaldo, yang sedang tajam-tajamnya belakangan ini.

“Cristiano adalah Cristiano, dia merupakan pemain yang sama di sepanjang hidupnya, mencetak 50 gol dalam semusim. Memang benar tidak ada orang lain yang melakukan itu,” ujar Zidane di Sky Sports.

“Tapi, pemain-pemain lain bisa mencetak gol, sudah melakukan itu akhir-akhir ini, dan kami harus memikirkan soal sisi positifnya. Lebih baik memiliki Cristiano bersama kami,” tambahnya.

“Itu cuma istirahat. Kami punya banyak pertandingan, itu saja. Kadang-kadang dia butuh beristirahat. Saat ini dia membutuhkan itu. Dia merasa lebih baik setiap harinya, kalian bisa melihatnya,”

Dengan hasil imbang ini, Madrid tergusur ke peringkat keempat klasemen La Liga dengan perolehan 64 poin. Mereka ada di bawah Barcelona (79), Atletico (68), dan Valencia (65).

Tak Ada Pesta, City Justru Dapat Mimpi Buruk di Etihad

Tak Ada Pesta, City Justru Dapat Mimpi Buruk di Etihad

Manchester City harus menunda pesta juaranya. City justru harus mengakui keunggulan Manchester United di Etihad Stadium.

City bersiap menyambut titel juara Premier League di laga derby melawan MU di Etihad Stadium, Sabtu (7/4/2018) malam WIB. The Citizens bisa mengunci gelar jika mampu mengalahkan rival sekotanya itu.

Jalan City menuju trofi Premier League terbuka lebar usai memimpin 2-0 di babak pertama. Gol-gol dari Vincent Kompany dan Ilkay Guendogan membuat City 45 menit menuju gelar juara.

Tapi situasi berbalik di paruh kedua. MU bangkit dan menggelontorkan tiga gol untuk membalikkan keadaan. Dua gol cepat Paul Pogba plus satu gol dari Chris Smalling membuat City harus menyerah 2-3.

City pun harus mengubur impiannya untuk merayakan gelar juara di hadapan Setan Merah. Tak cuma itu, mereka juga akhirnya merasakan kekalahan di Etihad di ajang Premier League.

“Hari yang spesial untuk United, sayang sekali,” manajer City Pep Guardiola mengatakan kepada BBC Sport.

“Kami melakukan segalanya di babak pertama, tapi kemudian selama 10-15 menit kami kebobolan. Begitulah.”

“Sedikit sedih untuk fans dan para pemain. Kami akan mencoba agar dalam mood yang bagus untuk (pertandingan) hari Selasa (melawan Liverpool),” ia menambahkan.

City memang masih memimpin klasemen Premier League dengan 84 poin dari 32 pertandingan, unggul 13 angka dari MU. Namun City harus menunggu lebih lama lagi untuk mengunci gelar.

Sean Gelael Langsung Raih Poin di Seri Perdana F2 2018

Sean Gelael Langsung Raih Poin di Seri Perdana F2 2018

Sean Gelael langsung meraih poin di seri perdana F2 2018. Pebalap Prema Racing itu finis ketujuh di feature race Bahrain.

Pada balapan yang dihelat Sirkuit Sakhir, Sabtu (7/4/2018) malam WIB, Sean sebenarnya memulai dengan tidak mulus. Pasalnya dia harus start dari posisi ke-19 dari 24 pebalap karena masalah elektronik dan girboks pada mobilnya.

Namun, hal itu tak menghalangi Sean untuk meraih hasil terbaik di balapan debutnya bersama Prema. Strategi pit stop berhasil dijalankan dengan baik oleh Sean.

Satu per satu pebalap berhasil dilewati Sean hingga akhirnya menembus sepuluh besar. Sean bahkan sempat berada di depan rekan setimnya, Nyck de Vries, dan mampu mempertahankan posisinya hingga tiga lap terakhir.

Setelah itu Sean mulai kehilangan tenaga yang membuatnya disalip De Vries yang menyalipnya di tikungan pertama dengan bantuan DRS.

Sean pun akhirnya mempertahankan posisi ketujuh hingga akhir balapan dan berhak atas enam poin. Modal bagus tentunya untuk menghadapi sprint race, Minggu (8/4) besok.

Jadi pemenang pada feature race ini adalah pebalap Carlin, Lando Norris, dengan waktu 1 jam 48,072 detik, unggul sekitar 19 detik dari Sean. Di posisi kedua ada Sette Camara juga dari Carlin dan Artem Markelov dari Russian Time di urutan ketiga.

De Bruyne Tak Permasalahkan Teror Suporter Liverpool ke City

De Bruyne Tak Permasalahkan Teror Suporter Liverpool ke City

Manchester City mendapatkan sambutan tak ramah saat berkunjung ke Anfield, markas Liverpool. Gelandang Kevin De Bruyne tak mempermasalahkannya.

City menghadapi Liverpool di Anfield, Kamis (7/4/2018) dini hari WIB pada leg pertama perempatfinal Liga Champions. Setibanya di stadion, para pemain City disambut dengan tak ramah oleh suporter tuan rumah.

Liverpudlian menyalakan flare dan melempari bus City saat tiba di Anfield. Botol, kaleng, dan flare melayang mengenai kaca-kaca bus yang ditumpangi manajer Pep Guardiola beserta para pemainnya. Untungnya, tak satu pun penumpang di dalam bus terluka meski insiden ini melukai dua polisi yang sedang bertugas.

De Bruyne tidak terlalu mempermasalahkan aksi fans Liverpool. Menurutnya, hal itu masih dalam batas wajar dan sama sekali tak memengaruhi mental para pemain City.

“Saya pernah melihat (situasi serupa) sebelumnya. Itu terjadi. Saya tidak berpikir itu sesuatu yang buruk,” kata De Bruyne seperti dilansir FourFourTwo.

“Jelas, tidak menyenangkan jika Anda melihat jendela pecah. Bukan hal yang bagus. Tapi saya pikir jika suporter melakukannya tanpa rusuh masih oke,” ia menambahkan.

City gantian menjamu Liverpool di Etihad pada leg kedua, Rabu (11/4/2018) dini hari mendatang. De Bruyne berharap fans City bisa menciptakan atmosfer yang membuat timnya bersemangat mengejar ketertinggalan tiga gol dari Liverpool.

Hilangkan Bau Tak Sedap di Wisma Atlet, Kali Sunter Akan Dikeruk

Hilangkan Bau Tak Sedap di Wisma Atlet, Kali Sunter Akan Dikeruk

Selain fasilitas utama wisma atlet Kemayoran, kondisi Kali Sunter juga menjadi sorotan jelang Asian Games. Rencananya, kali akan dikeruk untuk menghilangkan bau tak sedap.

Pengerukan penting untuk dilakukan karena posisi Kali Sunter yang terletak di depan dining hall wisma atlet Kemayoran. Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengeruk limbah di kali untuk mengurangi bau.

“Jadi nanti ada sistem yang Pemprov DKI Jakarta lakukan untuk membersihkan pengendapan kotoran di dalam air. Sehingga air sungai nantinya menjadi lebih bersih,” kata Direktur Athlete Village INASGOC, Tri Ananta Andrewan, Kamis (5/4/2018).

Namun, jika pengerukan tak mengubah keadaan, INASGOC sudah menyiapkan opsi lain dengan membuat taman sementara.

“Jadi Pemprov akan melakukan penutupan total sungai. Nah, di atas sungai akan dibuat taman sementara,” ujar Andrewan.

“Pengerjaan dijadwalkan Mei ini tapi untuk lebih lanjutnya seperti apa belum tahu. Sebab, kami (INASGOC) baru akan melakukan rapat bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota besok siang,”