Davide Astori Belum Selesai Bahas Film La La Land Bareng Gelandang Fiorentina

Davide Astori Belum Selesai Bahas Film La La Land Bareng Gelandang Fiorentina

Florence – – Minggu, 4 Maret 2018, awan hitam menyelimuti sepak bola Italia. Kapten Fiorentina, Davide Astori meninggal dunia. Dia diduga terkena serangan jantung.

Davide Astori ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamarnya pada Minggu pagi. Padahal, dia sedang ditunggu rekan setimnya untuk sarapan.

Fiorentina memang menerapkan aturan untuk sarapan bersama di hotel sampai batas waktu jam 09.30 pagi. Namun, pada Minggu hari ini, Davide Astori yang biasanya selalu datang lebih dulu, tak kunjung terlihat.

Hal ini yang membuat heran gelandang Fiorentina, Riccardo Saponara curiga karena sang kapten tak kunjung muncul dari kamar hotelnya.

Saponara merasa kehilangan karena Davide Astori merupakan sosok yang murah senyum. Melalui akun Instagram pribadinya, Saponara mengungkapkan rasa kehilangan yang sangat mendalam.

Gelandang asal Italia itu juga menceritakan kebiasaannya bersama Davide Astori, mulai dari bermain PlayStation, berdebat mengenai restoran, hingga berbicara soal acara televisi. Saponara juga menyesal tidak membahas film La La Land sampai tuntas bersama sang kapten.

Berikut curhatan Saponara setelah kepergian Davide Astori, di akun Instagram pribadinya:

“Oh Captain, My Captain.

Mengapa kau tidak turun (dari kamar hotel) dan sarapan bersama kami semua? Mengapa kau tidak mengambil sepatumu di depan kamar Marco Sportiello lalu minum jus jeruk seperti biasa?

Sekarang mereka akan mengatakan bahwa hidup terus berjalan dan kita semua harus kembali kekenyataan. Tetapi, apakah mereka tau dampak yang akan timbul karena absennya sosok Anda?

Siapa yang akan tiba setiap pagi di kantin dan menghangatkan semua orang dengan senyuman? Siapa yang akan bertanya hal apa yang kita lakukan semalam dan menertawakan hal itu bersama?

Siapa yang akan mengawasi para pemain muda? Siapa yang akan mengingatkan rasa tanggung jawab kepada para pemain senior?

Siapa yang akan memimpin kami membuat formasi lingkaran untuk melakukan latihan dua sentuhan?

Siapa yang akan membantai Marco (Sportiello) di PlayStation?

Siapa yang akan kami ajak berdebat tentang Masterchef, restoran kota Florence, TV series, dan video games?

Siapa yang akan aku jadikan tempat bersandar saat letih latihan pada sesi makan siang?

Ayolah, kembali. Kau masih harus membahas film LaLaLand itu seperti layaknya kau membahas film-film yang pernah kau bahas sebelumnya.

Kembalilah ke Florence. Mereka menunggumu untuk memperbarui kontrakmu di sini dan untuk berterima kasih atas segala kebaikan yang kau timbulkan di sini.

Keluarlah dari kamar itu. Kami akan menunggumu di lapangan latihan.

Di mana pun kau berada, tetaplah lindungi gawang kami dan tunjukanlah jalan untuk kami dari lini belakang.

Oh Captain, my Captain. Forever my Captain.”

Fiorentina sudah memaparkan kronologi meninggalnya Davide Astori. Manajemen, pelatih, hingga pemain Fiorentina curiga setelah Astori tak keluar kamar di jam sarapan hingga pukul 09.30 pagi waktu Italia.

“Ada batas waktu yang diterapkan untuk sarapan pagi yakni jam 09.30. Dia biasanya selalu datang duluan. Ketika dia tidak muncul sebelum batas waktu itu, kami mendatangi kamarnya untuk memeriksa. Sayangnya, kami menemukan tubuh dia di kamarnya (sudah dalam kondisi tidak bernyawa),” kata media officer Fiorentina, Arturo Mastronardi seperti dikutip Soccerway.

Setelah ditemukan tak bernyawa, jenazah Astori kemudian dibawa pihak berwajib ke rumah sakit terdekat. Rencananya, pemain yang meninggal pada usia 31 akan diautopsi untuk menjawab penyebab kematiannya.

“Penyebab kematiannya sampai saat ini belum diketahui. Petugas kemudian datang dan mereka membawanya ke rumah sakit untuk diautopsi. Saya rasa akan selesai hari ini, tapi saya tak tahu rincian teknisnya,” ucap Mastronardi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *