Isyarat ‘Ssst’ Pique pada Suporter Espanyol

Isyarat ‘Ssst’ Pique pada Suporter Espanyol

Derby Catalan tampaknya akan semakin panas. Bek tengah Barcelona Gerard Pique membuat suporter Espanyol meradang usai merayakan golnya dalam hasil imbang 1-1.

Pertandingan itu digelar di Cornella El Prat, Minggu (4/2/2018). Usai bermain imbang tanpa gol di sepanjang babak pertama, Espanyol membuka keunggulan atas Barca lewat gol Gerard Moreno di tengah-tengah babak kedua.

Barca gagal menampilkan performa terbaiknya, menyusul hujan deras yang mengakibatkan beberapa titik di lapangan tergenang air. Namun demikian, Pique sukses memaksakan laga berakhir sama kuat setelah menjaringkan bola ke gawang lewat tandukan di menit ke-80.

Pique yang mendapat cibiran di sepanjang laga merayakannya dengan menaruh jari telunjuknya di bibir yang diarahkan ke suporter tim tuan rumah. Isyarat ‘ssst’ tersebut melanjutkan pertikaian setelah si pemain menyebut Espanyol sebagai ‘Espanyol dari Cornella’ usai laga Copa del Rey belum lama ini.

Pemain timnas Spanyol itu merujuk sebuah area di Barcelona di mana klub memainkan laga kandangnya di sana sejak 2009. Espanyol sendiri merasa tersinggung, dan melaporkan Pique kepada RFEF.

Pique bersikukuh bahwa sebutannya tersebut memang fakta bukannya hinaan. Dia juga protes dengan minimnya pengambilan aksi setelah menerima cemoohan terhadap dirinya dan keluarganya di derby-derby sebelumnya.

“Merayakan gol itu terasa istimewa setelah segala hal yang terjadi pekan lalu,” ucap Pique sebagaimana dilansir ESPNFC. “Beberapa fans di sini menghinaku secara langsung dan kepada keluargaku dalam waktu yang lama.”

“Aku cuma bilang kepada mereka, secara umum, untuk diam tapi mungkin aku tidak seharusnya begitu. Aku tahu ada banyak suporter Espanyol yang baik-baik. Mungkin itu seharusnya diarahkan kepada klub atau pemilik klub agar tidak melaporkan hal-hal seperti itu.”

Espanyol memang dari Cornella, seperti yang kubilang sebelumnya. Aku tahu itu menyakiti mereka dan aku menggunakan sarkasme untuk mengusik mereka, tapi mengatakan mereka bermain di Cornella bukannya tidak sopan melainkan fakta.”

“Mereka lalu mengeluh dan melaporkan aku, tapi mereka tidak menginvestigasi hinaan terhadap keluargaku. Itu tidak sopan. Mengatakan kepada mereka untuk diam adalah hal terkecil yang bisa kulakukan. Para pemain memang memiliki tanggung jawab, tapi kami juga orang biasa yang bisa bereaksi terhadap apa yang terjadi. Ada batasnya,” sembur eks pemain Manchester United itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *