Kritik Tajam Gary Neville: Arsenal Main Ogah-ogahan

Kritik Tajam Gary Neville: Arsenal Main Ogah-ogahan

Gary Neville mengecam performa Arsenal saat dikalahkan Manchester City, di final Piala Liga Inggris. Dia menilai para pemain Arsenal tak memberi perlawanan.

Pada pertandingan di Stadion Wembley, Minggu (25/2/2018), Arsenal gagal tampil maksimal dan kalah dengan skor telak 0-3. The Gunners sama sekali kesulitan dan diserang habis-habisan oleh The Citizens.

Arsene Wenger sudah menjelaskan beberapa masalah yang terjadi pada timnya. Menurutnya, timnya mudah kehilangan konsentrasi di saat-saat krusial.

Namun, Neville menganggap tak ada keseriusan dari Arsenal untuk tampil di laga final itu. Dia mencontohkan sikap sejumlah pemain yang terlihat hanya berjalan di atas lapangan.

“Lihat (Aaron) Ramsey berjalan, (Granit) Xhaka berjalan, (Mesut) Oezil berjalan. Semuanya berjalan. Jangan pernah berjalan di Wembley,” komentarnya sebagai pandit di Sky Sports.

“Jangan pernah berjalan di lapangan sepakbola. Itu mustahil dilakukan. Kalian ketinggalan 0-2, berlarilah! Semenit sebelum gol ketiga saya sudah menjelaskan soal berjalannya para pemain. Mereka hanya berlari kecil ketika tertekan. Itu sangat memalukan.”

“Mereka memalukan. Berjalan di Wembley, menyerah… mereka benar-benar rapuh,” tutur legenda Manchester United itu.

Saat kamera mengarah ke fans cilik Arsenal yang sedang menangis, Neville pun tak bisa menahan kekesalannya.

“Lihat itu, itu adalah akibat yang kalian lakukan. Semua fans ingin melihat pemain mereka berlari secepat dan sekeras mungkin,” katanya.

Tak berhenti di sana, Neville juga mengkritik Shkodran Mustafi atas terciptanya gol pertama City oleh Sergio Aguero. Pada momen tersebut, Mustafi kehilangan keseimbangan hanya karena adu badan ringan dengan Aguero.

“Mustafi harusnya lebih kuat dari itu. Ia memperlihatkan pertahanan yang menyedihkan. Putusan yang sangat buruk dari Mustafi,” Neville melanjutkan.

“Bagi bek tengah mencari pelanggaran di kondisi seperti itu adalah cara bertahan yang buruk. Keputusan menyedihkan dari Mustafi. Saya tak menganggap itu pelanggaran. Sebuah perilaku anak sekolah. Itu adalah pertahanan yang mengagetkan dan buruk dari segala hal tentang sepakbola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *