Messi-Dybala Takkan Diduetkan di Dua Laga Krusial Argentina

Messi-Dybala Takkan Diduetkan di Dua Laga Krusial Argentina

Argentina menghadapi penentuan dengan laga kontra Peru dan Ekuador. Untuk momen krusial ini, Lionel Messi dan Paulo Dybala tidak akan dimainkan bersamaan.

Saat ini Argentina dalam situasi genting. Dengan dua laga sisa, Messi cs duduk di peringkat kelima klasemen dengan 24 poin, sama dengan Peru dan hanya unggul satu angka dari Chile, tiga angka dari Paraguay.

Itu artinya perebutan tiket lolos ke putaran final di Rusia masih terbuka. Empat tim teratas di klasemen akhir akan otomatis melaju ke fase grup, sedangkan peringkat kelima masih harus melakoni laga play-off.

Albiceleste akan lebih dulu menjamu Peru di Buenos Aires, Jumat (6/10/2017) pagi WIB, sebelum menyudahi dengan menantang Ekuador di Quito, lima hari kemudian. Pelatih Argentina Jorge Sampaoli mengungkapkan, menduetkan Dybala dengan Messi tidak memungkinkan.

Padahal, Messi sedang onfire di level klub usai menyumbang 14 gol dalam 11 laga di seluruh kompetisi bersama Barcelona. Sementara Dybala telah mengemas 12 gol dalam 10 penampilannya untuk Juventus.

“Karena tidak ada waktu untuk memoles duet Dybala-Messi,” ungkap pelatih Argentina Jorge Sampaoli di FourFourTwo. “Kami semestinya melakukan sesuatu yang lebih kongkret.”

Belum lama ini, Dybala sempat berkomentar bahwa memang akan sulit untuk melihat dirinya berduet dengan Messi di timnas. Pasalnya, kedua pemain berada di posisi serupa.

“Saya tidak melihat ada yang buruk dari komentar itu,” sambung Sampaoli. “Dia kan bilang dia senang bisa bermain dengan Messi, tapi dia tidak mendapatkan tempatnya.”

“Leo perlu bergerak di lapangan seperti biasa yang dilakukan dia dengan klubnya. Ketika kami menggunakan formasi 4-2-3-1, dia berada jauh di depan, selalu dekat dengan kotak. Jauh dari kotak menempatkan pemain terbaik kami jauh dari posisi mencetak gol dan itu yang dia lakukan dengan sangat baik di klubnya.”

“Pekerjaan saya adalah membuat dia mengerti bahwa dia vital untuk penyelesaian, di sepertiga akhir lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *