Usai Pulih dari Cedera, Ibrahimovic Akan Kembali ke MU

Usai Pulih dari Cedera, Ibrahimovic Akan Kembali ke MU

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) tampaknya akan kembali bereuni dengan Zlatan Ibrahimovic. Kabarnya, pemain berusia 36 tahun itu akan kembali meneken kontrak di MU saat pulih dari cedera, seperti dikutip Metro.

Sebelumnya, Ibrahimovic dan MU resmi berpisah pada 30 Juni 2017. Saat itu, manajemen MU memutuskan untuk tak memperpanjang kontrak mantan penyerang Barcelona tersebut.

Hal itu karena Ibrahimovic menderita cedera lutut parah yang membuatnya absen hingga Januari 2018. Cedera tersebut didapatkan Ibra saat Manchester United menang 2-1 atas RSC Anderlecht pada laga Liga Europa, 20 April 2017.

Akan tetapi, manajer The Red Devils, Jose Mourinho, telah mengindikasikan akan tetap memakai jasa Ibrahimovic setelah pulih dari cedera. Bahkan, Mourinho berencana memasukkan nama Ibra dalam skuat MU untuk fase knock-out Liga Champions 2017-2018.

Mourinho mengizinkan Ibrahimovic berlatih di pusat latihan Manchester United. Hal tersebut dilakukan agar tim pelatih The Red Devils dapat memantau kondisi mantan kapten timnas Swedia itu.

Meski begitu, media-media Inggris melaporkan jika Manchester United ingin segera kembali mengikat Ibrahimovic. Keputusan itu mereka ambil karena tidak ingin kehilangan jasa Ibracadabra.

Apabila menerima tawaran MU, Ibrahimovic akan mengalami penurunan gaji dibandingkan musim sebelumnya. Saat itu, dia memiliki pendapatan sebesar 367.640 poundsterling (Rp 6,28 miliar) per pekan.

Vinales Masih Bingung dengan Problemnya

Vinales Masih Bingung dengan Problemnya

Spielberg – Maverick Vinales masih kebingungan menemukan di mana letak sumber masalahnya. Usai finis keenam di MotoGP Austria, dia sadar kejuaraan dunia perlahan menjauh.

Vinales cuma finis keenam di Red Bull Ring, Minggu (13/8/2017) malam WIB. Dia diapit sesama pebalap bermesin Yamaha, yakni Johann Zarco di posisi lima dan Valentino Rossi di urutan tujuh.

Vinales mengamini pernyataan Rossi bahwa ada masalah pada ban belakang, sehingga mereka tak bisa bersaing kompetitif. Tapi berbeda dengan rekan setimnya di Movistar Yamaha itu, Vinales masih kebingungan menemukan sumber problemnya.

“Sejak awal balapan, saya kesulitan dengan daya cengkeram. Sayangkan, ketika daya cengkeramnya terlalu kecil, motornya tak mau bekerja,” Vinales mengungkapkannya.

“Kami tak mampu menemukan kepercayaan diri, tugas yang lebih sedikit, untuk menyelesaikan masalah ini. Inilah kali pertama saya melihat bannya selip-selip.”

“Saya rasa kesuitan-kesulitan ini berasal dari penyetelan. Tampaknya kami melakukan sesuatu dengan salah, tapi saya tak bisa menemukan di mana letaknya,” dia menambahkan.

Rossi menyebut masih YZR-M1 membuat ban belakang bekerja terlalu keras. Dia menilai problem ini bisa diatasi dengan mengutak-atik unit kontrol elektronik (ECU), sebagaimana tim-tim rival yang sudah sukses melakukannya.

Beberapa waktu lalu Rossi sudah berhasil mengurangi satu masalah Yamaha, yakni understeer. Pergantian sasis membuat isu itu bisa sedikit tertangani, tapi kini problem penggerusan ban jadi masalah berikutnya yang perlu diatasi.

Rumitnya situasi di Yamaha kini diakui Vinales membuat peluangnya untuk bersaing memburu gelar juara dunia semakin sulit.

“Finis keenam seperti hari ini, saya jelas tak bisa bertarung untuk kejuaraan karena segalanya menjadi jauh lebih sulit,” dia berujar.

Chelsea Hadapi Tottenham di Waktu yang Tidak Tepat

Chelsea Hadapi Tottenham di Waktu yang Tidak Tepat

Chelsea menghadapi Tottenham Hotspur di waktu yang tidak tepat, lantaran membawa segudang masalah. Hal itu diucapkan sang manajer, Antonio Conte.

Chelsea membuka musim 2017/2018 dengan kondisi kurang oke. Kehilangan beberapa pilar utama, cedera, serta cuma sedikit membeli pemain membuat skuat The Blues minim kedalaman.

Masalah kian membesar setelah di pekan pembuka melawan Burnley, Chelsea kehilangan dua pemain lagi karena kartu merah yang diterima Gary Cahill dan Cesc Fabregas. Chelsea juga kalah 2-3 di laga itu.

Di tengah kondisi sulit itu, Chelsea mendapat ujian mesti menghadapi Spurs di Stadion Wembley, Minggu (20/8/2017). Conte meminta timnya siap tidak siap harus bekerja keras memberikan penampilan terbaiknya.

“Kami siap berjuang dengan seluruh kekuatan kami menghadapi situasi sulit ini,” Conte menuturkan seperti dilansir Daily Mail.

“Jangan mencari alasan dan alibi. Kami harus kerja, kerja, dan kerja. Saya suka kata-kata itu dan sering menggunakannya. Musim lalu, lewat hal itu, kami bisa menang,” manajer asal Italia itu menambahkan.

Meski begitu, ada anggapan Chelsea diuntungkan lantaran menghadapi lawan berat di awal musim. Conte tidak sependapat dengan. “Saya pikir ini bukan waktu yang tepat untuk mengadapi mereka.

Milan Soal Kalinic, Ibrahimovic, dan ‘Hadiah’ untuk Fans

Milan Soal Kalinic, Ibrahimovic, dan ‘Hadiah’ untuk Fans

AC Milan mengaku negosiasi dengan Fiorentina untuk Nikola Kalinic berjalan lancar. Sementara soal Zlatan Ibrahimovic, Milan belum menutup pintu.

Milan sudah melakukan belanja besar-besaran di musim panas ini. Tapi Rossoneri masih ingin mendatangkan seorang striker.

Sebelumnya, Andrea Belotti dan Pierre-Emerick Aubameyang sempat dikaitkan dengan Milan. Tapi kini Kalinic jadi kandidat yang paling kuat untuk pindah ke San Siro.

“Tidak ada gunanya membantah kalau kami sudah menegosiasikan Kalinic untuk waktu yang lama. Kami sudah di pembicaraan tingkat lanjut,” CEO Milan Marco Fassone mengatakan seperti dilansir Football Italia.

Milan juga sempat menyatakan tak menutup kemungkinan untuk membawa kembali Ibrahimovic ke San Siro. Pertanyaan soal Ibhrahimovic kembali mengemuka setelah agen si pemain, Mino Raiola, terlihat berbicara dengan Direktur Olahraga Massimiliano Mirabelli kala Milan menjamu Shkendija di play-off Liga Europa.

Saya tidak tahu, dia bertemu dengan Mirabelli, bukan dengan saya. Dia akan bicara soal kliennya dan masa depannya.

Akankah ada hadiah lain? Fans senang dengan apa yang sedang kami lakukan. Kami punya peluang dalam beberapa hari terakhir untuk mempertimbangkan apa yang masih kurang dan kami tak tergesa-gesa.

Jika kesempatan yang tepat datang, maka kami akan mengambilnya, kalau tidak kami sudah kompetitif kok.

Serie A 2017-18 Dimulai, Diawali Laga Juve vs Cagliari

Serie A 2017-18 Dimulai, Diawali Laga Juve vs Cagliari

Jakarta – Setelah ditunggu-tunggu Serie A musim 2017-18 akhirnya kembali dimulai lagi. Juara bertahan Juventus akan membuka kompetisi dengan menghadapi Cagliari di Turin.

Pertandingan antara Juve kontra Cagliari akan dipanggungkan di Allianz Stadium, Sabtu (19/8/2017) malam WIB. Layak dinantikan bagaimana kiprah Bianconeri setelah ditinggal Dani Alves dan Leonardo Bonucci.

Meski kehilangan dua pemain berpengalaman itu, Juve sukses menggaet beberapa bintang top. Douglas Costa, kiper Wojciech Szczesny adalah beberapa di antaranya.

Selain itu, Juve membuat statement kepada para rivalnya. Menyusul hasil pramusim yang kurang oke usai hanya meraup dua kemenangan dan menderita dua kekalahan plus kekalahan 2-3 di tangan Lazio pada Piala Super Italia, beberapa hari lalu.

Runner-up musim lalu, AS Roma mengawali kiprahnya dengan laga tandang melawan Atalanta, Minggu (20/8). Meski di atas kertas diunggulkan, namun Atalanta tidak pernah mudah buat Serigala Ibukota.

Dalam lima pertemuan terakhir, Roma tidak pernah bisa mengalahkan Atalanta. Klub asal Genoa itu sukses memetik dua kemenangan dan tiga kali imbang, termasuk kemenangan 2-1 di Azzurri d’Italia pada musim lalu.

Sedangkan Napoli bertandang ke Antono Bentegodi untuk memenuhi tantangan Verona. Lawatan Partenopei didukung dengan statistik cukup meyakinkan.

Di liga, Napoli cuma sekali kalah dalam enam pertemuan terakhir mereka dengan skor 0-2 pada Maret 2015. Napoli mencatatkan lima kemenangan, termasuk dua kemenangan dalam tiga kunjungan terakhirnya ke Verona.

Pada Senin (21/8) dinihari WIB, AC Milan melawat ke markas Crotone. Sejauh ini, revolusi berjalan impresif usai berhasil mengalahkan Bayern Munich 4-0 di pramusim, dan mendekat ke fase grup Liga Europa usai menundukkan Craiova 2-0 dan 6-0 atas Shkendija.

Dengan sederet pemain baru, Rossoneri dituntut meraih angka penuh setelah di musim lalu cuma bisa imbang 1-1 di Crotone. Di mana Milan menyudahi laga dengan 10 orang karena kartu merah Juraj Kucka.

Sementara itu, Inter Milan akan menjamu Fiorentina di Giuseppe Meazza. Publik akan antusias menunggu racikan pelatih Luciano Spalletti, yang menjanjikan.

Meski tidak melakukan perubahan besar, Inter perlahan-lahan mendapatkan bentuk permainan terbaiknya. Hal itu ditunjukkan di pramusim, di mana Inter sukses meraih lima kemenangan berturut-turut, termasuk kemenangan atas Bayern 2-0, Chelsea 2-1, usai gagal menang di dua laga awalnya.

Akan tetapi, Fiorentina cukup tricky buat Nerazzurri, sekalipun tanding di kota Milan. Di tiga pertemuan terakhir mereka di kandang Inter, Fiorentina malah berhasil memetik dua kemenangan dan hanya sekali kekalahan, yang terjadi di musim lalu.

Pique Akui Kali Ini Madrid Lebih Hebat daripada Barca

Pique Akui Kali Ini Madrid Lebih Hebat daripada Barca

Real Madrid sukses mempecundangi Barcelona di Piala Super Spanyol. Tampil superior di dua leg, Madrid dinilai Gerard Pique lebih hebat ketimbang timnya.

Barcelona tumbang 0-2 dari Madrid dalam laga leg kedua Piala Super Spanyol di Santiago Bernabeu, Kamis (17/8) pagi WIB. Sebelumnya, Lionel Messi dkk. tunduk 1-3 di di Camp Nou.
Menurut catatan Whoscored, Madrid berhasil mendominasi jalannya leg kedua dengan penguasaan bola 53 persen berbanding 46 persen. Los Blancos juga mampu melepaskan 14 tembahkan yang dua di antaranya berbuah gol-gol Marco Asensio dan Karim Benzema.

Sementara, Barca melepas 12 tembakan tapi hanya tiga di antaranya mengarah ke gawang. Tim polesan Ernesto Valverde juga kalah dalam hal tekel. Blaugrana cuma bisa membuat tekel sukses sebanyak 14 kali dan Madrid mencapai 20 kali.

Ada juga catatan buruk Barca lainnya, yakni untuk kali pertama Barca di tahun 2017 ini hanya mampu melepas satu attempts di babak pertama.

Setelah pertandingan itu, Pique mengakui untuk pertama kalinya merasa Barca inferior di hadapan Madrid. Dia pun berharap timnya bisa berbenah.

“Musim panjang dan kami masih bisa melakukan perbaikan. Tapi, selama sembilan tahun menjadi pemain Barcelona, ini merupakan pertama kalinya saya merasa kami berada di bawah Madrid,” tutur Pique seperti dilansir Marca.

Dua kekalahan dari Madrid ini menjadi sinyal buruk untuk Barca pasca kepergian Neymar ke Paris Saint-Germain. Tanpa Neymar, El Barca baru mencetak satu gol lewat penalti Messi.

“Kami tidak berada dalam momen terbaik sebagai tim atau klub. Kami harus tetap solid dan mencoba terus melangkah. Penting bagi kami untuk menerima kekalahan ini dan mengakui Madrid lebih baik.

Bursa Transfer Serie A 2017/2018: Mahal dan Mengejutkan

Bursa Transfer Serie A 2017/2018: Mahal dan Mengejutkan

Bursa transfer Serie A muim panas ini terbilang mahal dan mengejutkan. Kepindahan Leonardo Bonucci dari Juventus ke AC Milan salah satunya.

Tanpa disangka-sangka, Bonucci tiba-tiba saja meminta pindah bulan Juli lalu dan hanya dalam hitungan hari, dia bisa berseragam Milan dengan banderol 42 juta euro. Itu jadi transfer termahal Serie A musim panas ini sekaligus menandai kebangkitan Milan.

Milan memang menunjukkan kekuatan finansialnya setelah diakuisisi pengusaha China. Mereka mendatangkan sekitar 11 pemain dengan total pembelian sekitar 189,5 juta euro atau Rp 2,9 T. Pembelian itu masih belum tuntas karena ada satu striker yang bakal didatangkan.

Juara bertahan, Juve, juga tak mau kalah karena mereka mengeluarkan uang sekitar 122 juta euro untuk memboyong beberapa pemain baru seperti Federico Bernardeschi, Douglas Costa, dan lainnya. Itu belum termasuk Blaise Matuidi.

Sementara Inter Milan dan AS Roma juga cukup aktif meski terhitung cermat dalam hal pengeluaran. Bisa dipastikan Serie A 2017/2018 akan makin sengit setelah pembelian besar-besaran ini.

Bisa Bangkit di Kandang Spurs, Chelsea?

Bisa Bangkit di Kandang Spurs, Chelsea?

London – Juara bertahan Chelsea membuka dengan hasil mengecewakan. Misi bangkit Chelsea dihadapkan pada tantangan besar: menyambangi kandang Tottenham Hotspur.

Pada laga pertamanya akhir pekan lalu, the Blues menderita kekalahan mengejutkan 2-3 dari Burnley di Stamford Bridge. Chelsea menyudahi dengan sembilan pemain karena kartumerah Gary Cahill dan Cesc Fabregas serta sempat tertinggal 0-3 lebih dulu di babak pertama.

Namun, Chelsea mampu merespons di babak kedua. Pemain baru Chelsea Alvaro Morata dan bek tengah David Luiz mencetak gol balasan meski tak cukup untuk menghindar dari kekalahan.

Ujian besar menghampiri pasukan Antonio Conte di pekan kedua Premier League 2017-18. Chelsea mesti bertandang ke Wembley untuk menghadapi runner-up musim lalu, Tottenham, Minggu (20/8).

Pemain anyar Chelsea Antonio Ruediger memilih melihat sisi positif dari kekalahan melawan Burnley. Chelsea mesti belajar dari kesalahan untuk menciptakan respons kala menghadapi Tottenham.

“Kalau Anda mendapatkan kartumerah di awal pertandingan maka itu adalah momen mengejutkan untuk siapapun, tapi kami semua pemain profesional dan kami perlu melakukan yang lebih baik di situasi-situasi semacam itu,” kata Ruediger kepada situs resmi Chelsea.

“Kami terlalu gampang kebobolan tiga gol. Kami sudah mencoba yang terbaik tapi pada akhirnya yang terpenting dalam sepakbola adalah hasilnya dan kami kalah.”

“Di babak kedua, kami layak dipuji karena Anda melihat sebuah tim yang berusaha ketika situasinya tidak mudah dan di akhir pertandingan kami bermain dengan sembilan orang,” sambung dia.

“Kami harus mengambil sisi positif dari pertandingan itu, seperti di babak kedua, bekerja keras di sepanjang pekan dan memainkan pertandingan yang bagus melawan Tottenham.”

Madrid Bertekad Habisi Barca

Madrid Bertekad Habisi Barca

Madrid – Meski menang di leg pertama, Real Madrid tidak akan santai saat menjamu Barcelona. Bek kanan Madrid Dani Carvajal mengatakan, timnya tetap membidik kemenangan.

Berkat kemenangan 3-1 di Camp Nou, akhir pekan lalu Los Blancos melangkah lebih ringan menuju gelar juara. Di leg kedua yang digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (17/8) dinihari WIB, Madrid hanya butuh minimal hasil seri melawan Barcelona.

Akan tetapi, Barca sudah jelas tidak akan menyerah begitu saja. Sekalipun, pasukan Ernesto Valverder ini dihadapkan pada pekerjaan yang jauh lebih berat: menang dengan selisih tiga gol.

Mengingat situasi ini, Carvajal mengakui bahwa Madrid diuntungkan dengan kemenangan itu. Namun, bukan jaminan juara bagi El Real.

“Mengalahkan Barcelona di kandang mereka sendiri adalah sebuah langkap penting menuju kemenangan Piala Super,” ungkap Carvajal di AS.

“Kami akan mencoba memainkan sebuah pertandingan hebat lainnya di Bernabeu. Kami akan mengincar kemenangan — kami tidak akan mengandalkan keunggulan dari hasil leg pertama.”

Pertandingan tidak akan mudah bagi Madrid, terlebih karena absennya sang megabintang Cristiano Ronaldo.

Mayweather Janjikan Tampil Agresif Lawan McGregor

Mayweather Janjikan Tampil Agresif Lawan McGregor

Floyd Mayweather Jr dikritik karena gaya tarung defensif saat menghadapi Manny Pacquiao. Ia berjanji tak melakukannya lagi ketika menghadapi Conor McGregor.

Dua tahun lalu, Mayweather mengalahkan Pacquiao dalam duel bertajuk Fight of the Century di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.

Mayweather dinilai tampil bertahan dengan lebih banyak menghindar dan sesekali melepaskan pukulan. Petinju berjuluk The Money itu pun dinyatakan menang angka mutlak [unanimous decision] 116-112, 116-112, 118-110.

Meski menang, Mayweather langsung dicap sebagai petarung yang gemar ‘melarikan diri’ sebagai bentuk pertahanannya. Ia berjanji tidak akan melakukannya ketika menghadapi McGregor.
Ini tidak akan jadi pertarungan yang defensif. Saya akan menyerangnya,” Mayweather mengatakan kepada ESPN yang dilansir Marca.

“Saya merasa berutang pada publik karena pertarungan melawan Pacquiao. Mereka tidak senang dengan itu, tapi mereka akan senang dengan pertarungan ini,” petinju tak terkalahkan itu menambahkan.

Duel Mayweather vs MGregor akan digelar di T-Mobile Arena, Las Vegas, 26 Agustus nanti. Mayweather bertekad mengalahkan McGregor, yang sudah kalah tiga kali sebagai atlet MMA.

“Ketika anda bertarung di level seperti ini, tidak ada kata kekalahan. Saya tidak pernah bertemu dengan pria yang bisa menciptakan ratusan juta dolar dan seorang pecundang,” Mayweather menyindir.
“Saya akan keluar ring dengan kepala tegak dan senang. Saya tidak pernah berpikir soal kekalahan, tapi saya tegaskan kalau itu adalah sesuatu yang bisa saja terjadi,” petarung berusia 40 tahun itu menambahkan saat ditanya soal kemungkinan dia kalah.